Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Menggelorakan Semangat Juang 1945

11 November 2019, 12: 51: 59 WIB | editor : Adi Nugroho

kenang pahlawan

KENANG PEJUANG: Bupati Haryanti menabur bunga ke pusara pahlawan di TMP Canda Bhirawa Pare. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Banyak makna yang bisa digali dari momentum Hari Pahlawan (10/11) kemarin. Terutama makna perjuangan untuk generasi muda sebagai penerus bangsa. Salah satu yang harus dilakukan adalah menjaga generasi emas agar tidak terjerumus dalam hal negatif. Salah satu caranya adalah dengan menggelorakan semangat juang 45 kepada generasi muda itu.

Hal itu disuarakan oleh Ketua Veteran Kabupaten Kediri Sumilan. Menurutnya, legiun veteran saat ini tengah berusaha menggalakkan program semangat juang 45 tersebut.

“Itu nanti materinya akan disampaikan kepada seluruh pelajar,’ terangnya, saat ditemui usai acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kabupaten Kediri di Jalan Pahlawan Kusuma Bangsa Pare, kemarin.

Sumilan pun berpesan, agar generasi muda benar-benar mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Salah satunya berjuang melawan narkoba. Dan itu, menurut Sumilan, merupakan perjuangan yang sangat penting dilakukan generasi muda saat ini.

“Karena narkoba itu merusak generasi penerus bangsa. Masa depan bangsa tergantung pada pundak para pemuda. Kalau bangsa kita sudah kena narkoba mau dibawa ke mana negara kita ini,” pesan pejuang berusia 70 tahun ini.

Sementara, Bupati Kediri Haryanti Sutrisno menyampaikan bahwa pahlawan sebenarnya tidak pernah menonjolkan diri. Termasuk pahlawan saat ini yang telah ikut membangun bangsa melalui pemikiran dan kerja kerasnya. “Mereka tidak pernah mengaku-ngaku bahwa dia berjasa. Jadi kita yang harus mencari, pahlawan itu berjasa di bidang apa,” sebutnya.

Ia mencontohkan, pahlawan bidang pertanian. Sosok orang yang bisa membuat alat sederhana untuk membuat peralatan pertanian untuk memudahkan produksi petani. “Itu juga termasuk pahlawan kita,” jelasnya.

Termasuk orang-orang yang peduli terhadap usaha-usaha kecil. Mereka yang bersemangat dalam kreativitasnya untuk pengembangan industri kecil itu. Sehingga, menurutnya, pahlawan itu hanya bisa dicari. Mereka orang-orang yang berjasa untuk pembangunan negeri, berjasa dalam hal ilmu pengetahuan, dan berjasa dalam segala bidang. Dan yang paling penting adalah kesadaran dalam menjaga keutuhan negara kesatuan republik Indoneisa (NKRI).

“Tidak ada seorang pahlawan yang menunjukkan bahwa dirinya itu berjasa. Tapi kalau mereka yang berjasa besar, biasanya akan diam,” jelas Haryanti usai ditemui di acara yang sama.

Tak hanya itu, contoh lain adalah mereka yang berjasa untuk membuat perpustakaan gratis. Dari perpustakaan itu, akan banyak manfaat yang di dapat. Banyak anak-anak yang akan membaca dari fasilitas itu. “Anak-anak banyak yang membaca, pengetahuannya menjadi lebih luas, dan pemikirannya bisa berkembang. Orang-orang itu juga sebagai pahlawan menurut saya,” ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Kapolres Kediri AKBP Roni Faisal Saiful Faton berpesan pada pemuda, selaku generasi penerus agar tidak melupakan sejarah. Dan para generasi muda juga harus semangat untuk melanjutkan perjuangan. “Sekarang bagaimana kita berjuang untuk memajukan Indonesia, kita selaku generasi muda harus memiliki semangat yang kuat. Untuk mempersiapkan diri melanjutkan perjuangan dari pahlawan,” urainya.

Kemarin pagi, usai melakukan upacara hari pahlawan di Stadion Canda Bhirawa Pare. Forkopimda beserta perwakilan pelajar, veteran dan kepolisian menuju ke Taman Makam Pahlawan yang tak jauh dari lokasi upacara. Melakukan penghormatan dengan apel dan berdoa bersama untuk mengenang jasa pahlawan. Setelahnya, mereka menaburkan bunga ke seluruh makam.

Di Kota Kediri, acara doa bersama dan tabur bunga juga berlangsung di TMP. Acara dihadiri oleh Forkompimda. Di antaranya adalah Wali Kota Abdullah Abu Bakar, Ketua  DPRD Kota Kediri Gus Sunoto, dan Kapolres Kediri Kota Miko Indrayana.

“Momentum Hari Pahlawan ini harus kita manfaatkan untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan. Terutama untuk memajukan Kota Kediri,” ucap Ketua DPRD Gus Sunoto usai acara tabur bunga.

Hal serupa juga ditegaskan oleh Wali Kota Abdullah Abu Bakar. Menurutnya, keteladanan pahlawan perlu dilanjutkan untuk pembangunan Kota Kediri.

Sementara Kapolres Miko mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghormati dan mengenang jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia