Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI
PERSIK 1 v 1 PSMS

Gagal Menang, Persik Keluhkan Kepemimpinan Wasit

11 November 2019, 12: 42: 40 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri vs psms

BERJUANG: Pemain Persik saat berlaga di Stadion Brawijaya Kediri. (Anwar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

PALEMBANG, JP Radar Kediri – Bermain mendominasi, Persik gagal membukukan kemenangan dalam partai pembuka Grup B babak 8 Besar Liga 2 kemarin. Bermain di Stadion Gelora Jakabaring, Persik harus puas bermain imbang 1-1 dengan PSMS Medan. Keunggulan melalui gol yang dicetak Galih Akbar di menit 45 tak bertahan hingga menit akhir. Lawan mampu menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak Eki Fauzi Saputra.

Ironisnya, gol pembalas itu lahir dari titik 12 pas. Menyusul keputusan wasit Abdullah dari Aceh yang menganggap salah seorang pemain Persik, Obet Choiri, heng di area penalti.

Dalam pertandingan kemarin, skuad Macan Putih mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Para penggawa Macan Putih beberapa kali mengancam gawang PSMS yang dijaga Alfonsius Kelvan. Namun, PSMS juga tidak mau menyerah, bahkan pada menit ke-10, melalui tendangan bebas, bola yang mengarah ke gawang Persik Kediri mampu ditepis oleh penjaga gawang Fajar Setya.

Tepisan bola tersebut terpental dan berkemelut di dalam kotak penalti Persik. Untungnya, dengan sigap para pemain bertahan Persik menyapu bola keluar dari daerah bertahan mereka.

Tensi pertandingan meninggi ketika babak pertama hendak memasuki injury time. Persik akhirnya mampu merobek jaring gawang PSMS. Gol yang dicetak oleh Galih Akbar itu berawal dari bola mati. Setelah pemain PSMS melanggar Taufiq beberapa meter dari kotak penalti. Tendangan keras yang menyasar ke sisi kiri gawang PSMS tidak mampu dibendung oleh Kelvan. Setelah pemain Persik berselebrasi, peluit tanda babak pertama pun dibunyikan oleh wasit.

Pada 45 menit berikutnya, giliran Ayam Kinantan mencoba melakukan gempuran ke garis pertahanan Persik. Serangan demi serangan kembali mengancam gawang Fajar Setya. Namun, mereka tak mampu menaklukkan ketangguhan Fajar di bawah mistar.

Hingga akhirnya terjadi keputusan kontroversial dari pemimpin pertandingan. Wasit memberikan penalti kepada PSMS. Setelah melihat tendangan Natanael Ringo mengenai punggung Obet Choiri. Namun wasit melihatnya bahwa bola tersebut mengenai tangan Obet.

Keputusan ini sempat diprotes keras oleh official Persik. Karena terlihat jelas bahwa bola hanya mengenai bagian tubuh Obet saat ia menjatuhkan diri untuk membendung sepakan keras Ringo. Meski begitu, wasit tetap menunjuk titik putih.

Saat press conference, arsitek Persik Kediri Budiardjo Thalib menjelaskan bahwa kepemimpinan wasit tidak bagus dalam pertandingan tersebut. “Bisa dilihat bersama, ada tayangan ulang, bola tidak mengenai tangan Obet,” keluhnya.

Budiardjo menjelaskan bahwa Persik jelas dirugikan atas kepemimpinan wasit. Namun ia menambahkan bahwa pemain Persik Kediri akan terus bersiap pada laga selanjutnya. “Selanjutnya Persita Tangerang, kami tetap bermain fokus seperti biasa,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia