Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Angkut Sengon, Truk Tabrak Akasia di Sukorame

11 November 2019, 12: 28: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

kecelakaan truk

RINGSEK : Truk bermuatan kayu sengon yang menabrak pohon akasia di perempatan Sukorame, Mojoroto. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Dr Saharjo, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto kemarin. Truk bermuatan sengon menabrak pohon akasia yang tumbuh di tepi jalan. Meskipun tak ada korban jiwa, insiden tersebut sempat memacetkan arus lalu lintas di jalan tersebut.

Penyebab laka tunggal tersebut karena rem truk bernopol AG 9532 DH yang tak berfungsi. Setidaknya itu berdasar pengakuan sopir truk, Dedy Novaldy. Kepada polisi, pemuda 22 tahun asal Desa Bendorejo, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar tersebut mengaku rem truknya tak berfungsi.

Meskipun bagian depan kanan yang menghantam pohon akasia, Dedy tak mengalami luka serius. Hanya bagian kanan truk itu saja yang remuk. Sementara, pohon akasia yang diseruduk hanya terkelupas kulitnya di beberapa bagian. Tidak sampai tumbang.

 “Saya tadi lihat truk tidak begitu kencang saat menabrak pohon,” terang Heri Purnomo, 46, salah satu warga Sukorame yang berada di lokasi kejadian.

Menurut Heri saat kejadian itu dirinya sedang bersantai di pinggir jalan. Di bagian barat. Awalnya dia melihat truk tersebut berjalan dari arah selatan. Truk tersebut seperti hendak melewati kendaraan lain yang saat itu tengah berhenti di simpang empat Sukorame. Kebetulan saat itu lampu lalu lintas sedang menyala merah.

Petugas Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota Brigadir Sigit menjelaskan, posisi truk memang seperti melawan arah ke timur jalan. Sebab, dari keterangan para saksi, serta pengakuan sopir truk, dia membanting setir ke timur jalan. Tujuannya agar tidak terjadi kecelakaan yang melibatkan kendaraan lain. Akhirnya, sopir menabrakkan kendaraannya ke pohon akasia. Menurut Sigit, sopir mengaku rem kendaraannya tak berfungsi.

Akibat insiden tersebut, lalu lintas di Jalan Dr Saharjo menjadi padat. Jalan yang biasa dilewati oleh truk dan bus yang menuju arah ke Kertosono itu sedikit demi sedikit berjalan bergantian. Penyebabnya, badan truk yang menabrak pohon tersebut menutupi separuh badan jalan. Selain itu, pengendara kendaraan banyak yang memilih berhenti sejenak untuk melihat bangkai truk dan proses penderekannya. Yang membuat suasana semakin macet.

Sigit menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun korban luka serius akibat kecelakaan ini. Kondisi truk yang ringsek di bagian kanan depan, dan kaca truk yang pecah, menjadikan kecelakaan tersebut termasuk kecelakaan tunggal. “Hanya materialan saja (kerugiannya),” terangnya.

Untuk menghindari macet berkepanjangan, polisi kemudian berusaha memindah badan truk tersebut. Proses pemindahan itu dibantu warga dan rekan sopir truk. Setelah berhasil diderek, truk dibawa ke tanah lapang di dekat lokasi kejadian.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia