Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Ratusan Juta untuk Tata PKL Stadion

Dewan Minta Rekanan Menuntaskan Proyek

08 November 2019, 11: 39: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

PKL

TAK TERTATA: Puluhan lapak PKL berjejer di depan stadion Anjuk Ladang. November ini pemkab mulai membangun tempat relokasi di utara stadion. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Pemkab Nganjuk merealisasikan penataan PKL di stadion Anjuk Ladang. Puluhan lapak yang ada di depan stadion itu akan dipindah ke bangunan di sebelah utara. Pemkab mengalokasikan dana senilai Rp 900 juta untuk penampungan PKL tersebut.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Heni Rochtanti yang dikonfirmasi tentang penataan PKL di stadion Anjuk Ladang, membenarkannya. “Tujuannya untuk penataan kota,” ujar Heni kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Terkait pembangunan stan PKL di stadion, menurut Heni sepenuhnya dikerjakan oleh dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR). Karenanya, saat ditanya tentang bentuk bangunannya, dia mengaku tidak tahu.

Heni hanya menyebut pengerjaan fisik tempat relokasi PKL itu ditargetkan tuntas tahun ini. “Penataan PKL tidak hanya menata agar lebih rapi dan indah. Tetapi juga untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi warga Nganjuk,” lanjutnya.

Untuk diketahui, puluhan PKL di stadion Anjuk Ladang selama ini belum dikenai retribusi. Apakah setelah menempati stan baru akan dikenakan retribusi? Ditanya demikian, Heni berujar disperindag belum membahas rencana tersebut.

Apalagi, sejauh ini belum ada peraturan daerah (perda) yang mengatur penarikan retribusi untuk pedagang di luar pasar. “Yang ada retribusi untuk pedagang di pasar,” terangnya.

Jika ke depan ada perda yang mengatur penarikan retribusi pedagang di luar pasar, opsi pemungutan retribusi bisa diterapkan. Tidak hanya untuk PKL di stadion Anjuk Ladang. Melainkan juga PKL di ruang publik lainnya.

Sebelum ada perda, Heni berharap relokasi PKL ke tempat yang baru bisa menaikkan omzet penjualan mereka. Dengan demikian, perekonomian masyarakat juga akan terdongkrak.

Sementara itu, jika disperindag belum membahas teknis penarikan retribusi, Komisi III DPRD Nganjuk justru berharap stan PKL di stadion Anjuk Ladang itu bisa jadi penunjang pendapatan daerah. Mulai dari retribusi pedagang sampai retribusi parkir. “Itu semua potensi untuk meningkatkan PAD (pendapatan asli daerah, Red),” ujar Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Marianto.

Dikatakan Marianto, stadion berada di tempat yang strategis. Lokasi para PKL juga dekat dengan Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL). Karenanya, dia menilai para PKL punya potensi untuk pendapatan daerah. “Pembangunan untuk tempat PKL-nya nanti sudah modern,” tandasnya.

Lebih jauh Marianto menuturkan, pembangunan tempat relokasi PKL akan jadi perhatian komisi III. Dia meminta kontraktor proyek merealisasikan bangunan dengan baik. “Proyek harus selesai tepat waktu. Bulan depan sudah Desember,” tegas Marianto.

Pantauan koran ini, satu unit alat berat terlihat mulai meratakan tanah di lokasi untuk stan PKL. Sejumlah pepohonan besar juga mulai dipangkas. Dengan sisa waktu selama sekitar 50 hari, rekanan harus bisa menuntaskan proyek akhir tahun ini.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia