Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Retribusi Parkir Khusus Dishub Menyusut Ratusan Juta

Targetkan PAD Miliaran Rupiah Tahun Depan

07 November 2019, 11: 24: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

Parkir

PAD RENDAH: Lokasi parkir di terminal tipe C Anjuk Ladang akan dibangun oleh dishub agar bisa memberi sumbangan retribusi yang optimal. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Pendapatan parkir khusus di dinas perhubungan (dishub) menyusut ratusan juta. Penurunan potensi pendapatan asli daerah (PAD) itu diklaim akibat adanya lokasi parkir yang tidak berfungsi. Di antaranya, lokasi parkir di timbangan Kelurahan Guyangan, Bagor.

Data yang dihimpun koran ini menyebutkan, di awal 2019 target retribusi parkir khusus dipatok Rp 186,5 juta. Tetapi, setelah perubahan anggaran keuangan (PAK), target retribusi parkir khusus justru tinggal Rp 25,9 juta. Menyusut Rp 160,6 juta.

Terkait hal ini, Kepala Dishub Nganjuk Nur Solekan mengungkapkan, penutupan terminal timbang Guyangan membuat pendapatan retribusi parkir khusus menyusut tajam. “(Kendaraan, Red) tidak ada yang melewati timbangan jadi jauh berkurang (pendapatannya, Red),” terang Nur Solekan.

Karenanya, dia berharap terminal timbang Guyangan bisa kembali dibuka. Pada tahun 2020 nanti dishub akan membangun kantong parkir khusus yang lokasinya di area terminal timbang. “Rencana ini sudah kami sampaikan ke komisi III,” lanjutnya.

Dengan diaktifkannya terminal timbang, dia optimistis retribusi parkir khusus bisa naik dua kali lipat. Yakni mencapai ratusan juta rupiah. “Targetnya, pendapatan bisa mencapai Rp 1,2 miliar pertahun,” terangnya.

Proyeksi pendapatan yang fantastis itu menurut Nur bukannya tanpa hitungan. Dia mencontohkan, jika ada sekitar 300 truk saja yang masuk ke lokasi parkir, dia akan mudah menaikkan target menjadi enam kali lipat. “Target capaian ini juga sudah disampaikan di KUA-PPAS (kebijakan umum anggaran, prioritas plafon anggaran sementara 2020, Red),” tandasnya.

Sementara itu, tak hanya berencana membuka kembali terminal timbang,. Dishub juga akan membangun kantong parkir khusus yang baru. Di antaranya, membangun parkir kendaraan bermotor di terminal tipe C Anjuk Ladang.

Sesuai konsep awal, dia akan membangun lokasi parkir berlantai dua di sana. Jika lokasi itu bisa berfungsi optimal, dia yakin dishub bisa menyumbang PAD dalam jumlah besar. Dia mematok potensi sekitar Rp 300 juta dari sana.

Adapun selama ini parkir dari terminal tipe C baru menyumbang Rp 18 juta. Peningkatan pendapatan hingga puluhan kali lipat itu menurut Nur bisa didapat dengan sistem sewa ke pihak ketiga.

Sedangkan untuk karcis parkir nanti akan dibuat aturan secara khusus. Harga karcis juga dipastikan tidak akan melampaui harga normal. “Tahun 2020 nanti kami menargetkan total PAD lebih dari Rp 8 mililar,” tuturnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia