Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

BNN Kabupaten Kediri Ringkus Dua Pengedar Sabu

Sita 6,9 Gram SS Siap Jual

01 November 2019, 18: 42: 31 WIB | editor : Adi Nugroho

bnn kabupaten kediri

BEBER KASUS: Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Lilik Dewi (tengah) menjelaskan tangkapan kasus peredaran sabu-sabu dengan dua tersangka dan barang buktinya. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Dua kuli bangunan asal Desa Darmawulan, Kecamatan Kepung diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Kediri. Mereka adalah EP, 28 dan DS, 32.

“Barang bukti yang diamankan sabu-sabu dengan total berat 6,96 gram,” terang AKBP Lilik Dewi Indarwati, kepala BNN Kabupaten Kediri. Dari penangkapan tersebut, petugas tidak hanya mengamankan narkotika jenis sabu-sabu, tetapi juga mengamankan sediaan farmasi jenis pil dobel L sebanyak 620 butir. Setelah mengamankan EP dan DS, hingga saat ini BNN Kabupaten Kediri masih berusaha mengembangkan jaringan di atasnya.

Penangkapan dilakukan Kamis (31/10) sekitar pukul 00.30 WIB. Pengamanan EP dilakukan di rumahnya di Desa Damarwulan. Dari penangkapan EP, petugas berhasil mengamankan delapan paket sabu.

Paket sabu siap edar tersebut memiliki berat total 2,06 gram. “Ketika dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, EP mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari DS,” imbuhnya.

Selama dilakukan penggeledahan, petugas tidak hanya mengamankan sabu-sabu. Namun, petugas juga mengamankan sediaan farmasi, berupa pil dobel L 119 butir.

Sementara barang-barang lain yang ikut diamankan sebagai bukti berupa peralatan isap. Selain itu juga uang tunai sekitar Rp 300 ribu yang diduga uang hasil penjualan, satu gawai merek Xiomi warna putih, satu gawai merek Vivo warna merah dan satu sepeda motor Honda Vario nomor polisi AG 3607 F juga ikut diamankan sebagai bukti. “Dari informasi tersebut, petugas langsung melakukan penangkapan,” tutur Dewi.

Untuk diketahui, penangkapan DS dilakukan di warung ketan yang terletak di Kecamatan Kandangan. Melihat petugas datang, laki-laki kelahiran 1978 tidak bisa melakukan perlawanan.

Dari penggeledahan tersebut, petugas berhasil mengamankan lima klip pakai sabu. “Paket sabu-sabu dengan berat 4,9 gram, diamankan di jok sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi AG 6378 OZ,” ungkap Dwi.

Dari penangkapan tersebut, petugas juga mengamankan sediaan farmasi berupa dobel l dengan banyak 501 butir. Sementara itu barang bukti lainya yang ikut dijadikan barang bukti berupa uang tunai Rp 655 ribu, satu gawai Xiomi warna putih, satu gawai Oppo warna hitam dan satu sepeda motor.

Kini EP dan DS diamankan di BNN Kabupaten Kediri. EP dan DS telah melanggar UU NO. 35 Tahun 2009 Pasal 114 Ayat 2  Sub Pasal 112 Ayat 2. Dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun, dan denda paling banyak sekitar Rp 10 miliar.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia