Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Setubuhi Gadis, Pemuda Plosoklaten Divonis 6 Tahun

22 Oktober 2019, 18: 44: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

cabul

TERIMA PUTUSAN: Pendrik Kurniawan menandatangani berkas setelah menerima vonis atas kasusnya di ruang Kartika, Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri, kemarin. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

NGASEM, JP Radar Kediri – Pendrik Kurniawan, 20, terdakwa pencabulan anak di bawah umur, divonis enam tahun penjara. Warga Dusun Karangnongko, Desa Sumberagung, Plosoklaten ini juga harus membayar denda Rp 50 juta.

“Jika tidak bisa membayar diganti hukuman penjara satu bulan,” terang Hakim Ketua Agus Tjahjo Mahendra dalam sidang di ruang Kartika, Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Kediri, Senin (21/10).

Putusan ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ribut Supriatin. Sebelumnya, Ribut menuntut Pendrik enam tahun enam bulan. “Perbuatan terdakwa melanggar pasal 81 ayat 2 juncto pasal 76D UU RI Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak,” jelas Ribut pada sidang sebelumnya.

Dalam putusannya, Agus juga membacakan beberapa hal yang menjadi pertimbangan. Yang memberatkan, perbuatan Pendrik bertentangan program pemerintah terhadap perlindungan anak. “Sedangkan yang meringankan, selama persidangan terdakwa bersikap sopan, tidak berbeli-belit memberi keterangan dan belum pernah dihukum,” urainya.

Setelah membacakan putusan, Agus memberi kesempatan Pendrik menanggapi. Terdakwa lulusan SMP ini menyatakan langsung menerima. Untuk diketahui, Pendrik menyetubuhi Luna (bukan nama sebenarnya), 16, sebanyak dua kali.

Kasus bermula dari perkenalan di Facebook pada 29 Desember 2018. Kemudian, 22 April 2019 Luna dan Pendrik bertemu. Sekitar pukul 10.00, Luna datang ke rumah Pendrik di Sumberagung. Kondisi rumah sepi dimanfaatkan Pendrik. Dengan bujuk rayu, Pendrik mengajak berhubungan intim.

Luna sempat takut dan menolak. Namun, Pendrik berjanji tangung jawab. Kejadian terulang pada 10 Juni. Pada akhirnya, karena ingkar janji, Pendrik dilaporkan polisi.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia