Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Features

Seniman Luar Negeri Ikut Meriahkan Majestic Panji Sekartaji

Kaori Jadi Panji, Alex Tari Jauk

21 Oktober 2019, 14: 57: 06 WIB | editor : Adi Nugroho

alexander brasil tari jauk

EKSOTIS: Alexander dari Brasil yang membawakan Tari Jauk dari Bali, kemarin pagi. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

Eksotisme Gua Selomangleng menjadi daya tarik tersendiri bagi para seniman. Termasuk dua penari asal Jepang dan Brasil ini. Mereka pun seakan menyatu dengan keindahan tempat wisata andalan Kota Kediri itu.

HABIBAH A MUKTIARA, JP Radar Kediri

Gerakannya begitu gemulai. Mengikuti musik yang mengalun. Memerankan tokoh Panji, tak ada yang menyangka jika si penari adalah seniman dari Jepang. Namanya Kaori Okado. Mahasiswi pertukaran pelajar dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bali ini memang tak beda dengan seniman lainnya.

kaori okado dancer

MEMUKAU: Penampilan Kaori Okado dalam Pagelaran Seni Budaya Selomangleng dengan tema Majestic Panji Sekartaji. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Pagi kemarin, bertempat di depan Gua Selomangleng, Kaori membawakan tari Panji Gunungsari. Tarian yang cukup dikenal di kawasan Gunung Kidul, Jogjakarta. Meski begitu, tarian yang membawa kisah Panji yang sedang menyamar ini tetap memikat para penonton. Mereka menikmati setiap gerakan yang dibawakan Kaori.

Tak hanya Kaori, seniman luar negeri lainnya pun mampu memikat penonton. Yaitu Alexander B.G dari Brasil. Kali ini, dia membawakan Tari Jauk. Tari dari Bali ini juga membuat para penonton tak beranjak dari tempatnya. Sosok raja yang angkuh dan sombong pun berhasil diperankannya dengan baik.

Kedua penari ini menjadi bagian dari rangkaian Pagelaran Seni Budaya Selomangleng yang digelar Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Pemerintah (Disbudparpora) Kota Kediri

“Pagelaran ini mengundang para seniman dan budayawan,  baik dari dalam negeri maupun mancanegara dengan tema Majestic Panji Sekartaji,” terang Kepala Disbudparpora Kota Kediri Nur Mukhyar. Selain itu, Nur menerangkan jika acara ini juga menyambut Kota Kediri sebagai penerima Anugerah Kebudayaan 2019 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Majestik Panji Sekartaji sendiri menggambarkan pemandangan kilas balik kejayaan sebuah peradaban budaya yang berada di Persada Bumi Kadiri.

Tak hanya dua penari manca itu, sang penari legendaris Indonesia Didik Nini Thowok menjadi pembuka pagelaran dengan membawakan Tari Topeng. Juga tampil pantomim dari Andi Eswe.

Selain pagelaran tari, juga tampil musik oleh Sri Encik Krishna dan Bagus Mazasupa dari Jogjakarta. Seni teater Rudolf Puspa asal Jakarta dan Teater Veteran Satoe dari Kediri juga unjuk gigi. Penampilan mereka melengkapi festival tari yang diikuti 10 penari dari dalam dan luar negeri.

“Peserta yang mengikuti dari luar negeri, merupakan pertukaran pelajar dari Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasas, Bali. Mereka memang diundang secara khusus ke sini (Kediri),” pungkas Endah Setyowati, Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disbudparpora Kota Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia