Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

DPRD Kabupaten Kediri Bagi Posisi di Komisi

17 Oktober 2019, 17: 38: 09 WIB | editor : Adi Nugroho

Komisi DPRD Kabupaten Kediri

Komisi DPRD Kabupaten Kediri (radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri akhirnya menetapkan posisi alat kelengkapan DPRD (AKD) periode 2019-2024.

Pimpinan dewan menetapkannya dalam rapat paripurna Senin malam (14/10). Mereka berharap bisa menjadi penguatan tugas pokok dan fungsi legislatif dalam lima tahun ke depan.

Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri Sentot Djamaludin. Sementara  Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto sedang berada di Jakarta. Sentot mengungkapkan, sebelum terbentuk AKD, pengawasan dalam kinerja di lingkup DPRD Kabupaten Kediri ini belum bisa maksimal. “Untuk itu kami segera membentuk sebagai penguasan tugas dan fungsi di DPRD ini,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kediri.

PIMPIN RAPAT: Paripurna penetapan AKD yang dipimpin Wakil Ketua Sentot Djamaludin (kiri), Senin malam (14/10).

PIMPIN RAPAT: Paripurna penetapan AKD yang dipimpin Wakil Ketua Sentot Djamaludin (kiri), Senin malam (14/10).

Selain itu, Sentot menyebut bahwa pembentukan AKD ini tidak lepas dari Tata Tertib (Tatib) DPRD yang telah disahkan beberapa waktu lalu. Yakni dengan cara kesepakatan dari hasil musyawarah dan mufakat antaranggota dewan.

“Tentu saja ini agar di antara anggota tidak ada yang saling mencurigai, kita tetap satu sebagai wakil rakyat,” terang wakil rakyat yang juga sebagai pimpinan rapat paripurna penetapan AKD tadi malam.

Lebih lanjut, Sentot menegaskan, bahwa pembentukkan AKD ini sangat penting dan menjadi hal yang mendesak di dalam rumah tangga dewan. Terlebih ia menyebut bulan depan untuk badan anggaran sudah mengupayakan penyelesaikan APBD tahun depan. “Apalagi imbauan dari kemendagri yang harus menyelesaikan APBD pada bulan November nanti,” jelasnya.

Adapun AKD pada DPRD Kabupaten Kediri yang ditetapkan kemarin masih seperti tahun lalu. Yakni terdiri dari empat komisi dan empat badan. Untuk Komisi A ketuanya adalah Murdi Hantoro dari PDIP dengan wakil Lutfi Mahmudiono dari Partai Nasdem. Sementara sekretaris ditempati oleh Masykur Lukman.

Di Komisi B, ketua dari PAN yakni Widyo Harsono, untuk wakil ketua dipegang oleh Arif Junaidi dari Partai Gerindra, dan sekretaris adalah M Zaini Partai Demokrat. Sementara untuk Komisi C, ketua diamanahkan pada Antox Prapungka Jaya dari Partai Nasdem, wakil ketuanya Aris Susanto dari PAN dan untuk sekretaris dipegang Pendiwan dari PDIP.

Terakhir, di Komisi D, Mudhofir dari PKB diberi amanah sebagai ketua, Totok Minto Leksono dari Gerindra sebagai wakil ketua, dan Taufik Chavifudin dari PPP sebagai sekretarisnya.

Dihubungi usai penetapan, Ketua Fraksi Nasdem Lutfi Mahmudiono menyampaikan bahwa setelah penetapan AKD ini ia berharap ada peningkatan kinerja. “Tentu harus sesuai tugas pokok dan fungsinya,” tegas Lutfi. Menurut Lutfi terutama untuk fungsi pengawasan terhadap jalannya roda pemerintah daerah.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto Dodi menegaskan, kebersamaan dalam rumah tangga DPRD memang harus terbina dengan baik dalam satu periode yakni 5 tahun ke depan. “Oleh karena itu perlu adanya harmonisasi di lembaga DPRD Kabupaten Kediri,” pungkasnya.

Susunan Komisi

Komisi A

          Ketua: Murdi Hantoro (PDIP)

          Wakil Ketua: Lutfi Mahmudiono (Nasdem)

          Sekretaris: Masykur Lukman (PKB)

Komisi B

          Ketua: Widyo Harsono (PAN)

          Wakil Ketua: Arif Junaidi (Gerindra)

          Sekretaris: M Zaini (Demokrat)

Komisi C

          Ketua : Antox Prapungka Jaya (Nasdem)

          Wakil Ketua: Aris Susanto (PAN)

          Sekretaris: Pendiwan (PDIP)

Komisi D

          Ketua: Mudhofir (PKB)

          Wakil Ketua: Totok Minto Leksono (Gerindra)

          Sekretaris: Taufik Chavifudin (PPP)

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia