Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Efisiensi Drone untuk Sebar Benih

16 Oktober 2019, 18: 35: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

drone pertanian

UJI COBA: Mentan Andi Amran menunjuk drone yang digunakan untuk menyebarkan benih di Desa Jabon. (Dinas Pertanian Kabupaten Kediri for radarkediri.id)

Share this          

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman berkunjung ke Kabupaten Kediri Rabu (9/10). Yaitu ke Desa Jabon, Kecamatan Banyakan. Mengenalkan alat pertanian modern berbasis teknologi agar lebih efisien.

Ada banyak peralatan pertanian yang didemonstrasikan ketika itu. Namun, mayoritas adalah penggunaan alat pertanian. Salah alat yang didemontrasikan  ketika acara tersebut adalah penaburan benih padi dengan menggunakan drone

Drone merupakan pesawat kecil tanpa awak yang bisa terbang rendah serta kecepatannya dapat  disesuaikan. Pengendalian drone hanya menggunakan remote control dari jarak jauh.

Penggunaan alat seperti ini menjadikan petani tidak perlu pengelilingi lahan persawahan untuk penebaran benih. “Drone akan menggantikan tugas petani untuk menabur benih serta berjalan mengelilingi lahan pertanian,” terang Menteri Pertanian Andi Amran.

Andi Amran menjelaskan bahwa drone menggunakan sistem GPS yang menjadikan alat ini dapat mengelilingi lahan persawahan dengan tepat dan merata ke seluruh area. Dengan menggunakan drone, 1 hektare lahan sawah membutuhkan benih sebanyak 50 kilogram. Setiap satu kali terbang, baterai drone dapat bertahan selama 20 menit serta mampu membawa benih sebanyak 6 kilogram.

Penggunaan drone dalam penebaran benih padi diklaim dapat  memberikan efisiensi waktu bila dibandingkan dengan penebaran benih secara manual. Berdasarkan hasil perhitungan, efisiensi waktu pengerjaan penaburan benih menggunakan drone bisa mencapai 75 persen bila dibandingkan penaburan secara manual. “Efisiensi yang dihasilkan ini akan menghasilkan efisiensi pengeluaran biaya untuk budidaya tanaman padi,” bebermua.

Penggunaan drone dalam salah satu tahapan budidaya pertanian memang masih tahap pengembangan. Belum ada produksi alat secara massal. Namun, Andi Amran menegaskan untuk selalu membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian khususnya padi di Indonesia.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia