Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Si Imut Baby Corn

16 Oktober 2019, 18: 26: 20 WIB | editor : Adi Nugroho

Si Imut Baby Corn

Share this          

Penanaman baby corn atau jagung muda tidaklah rumit dan hampir mirip dengan penanaman jagung. Cara menanam jagung muda tidak perlu disemaikan alias langsung menanam biji.

Baby corn merupakan jagung yang sengaja dipanen muda yang banyak digunakan bahan campuran sup, capcay hingga masakan catering hotel hingga makanan diet, karena banyak mengandung vitamin A, B1,B 2, B6, C dan memiliki 1,7 % serat.

 Agar jagung bisa dipanen dengan ukuran yang kecil, saat tanaman jagung berumur 70 hari dan bunga jantan mulai keluar 2 hari, maka segera dicabut (bunganya) sebelum mekar. Hal ini bertujuan  agar tidak terjadinya pembuahan yang mengakibatkan  bulir jagung tidak tumbuh.

Panen baby corn mulai dari umur 75 hari hingga 100 hari. Selain umur, tanaman yang siap panen ditandai dengan keluarnya rambut pada tongkol. Setelah 2 hari keluar rambut lakukan pengontrolan agar tidak telat panen dengan merobek kelobot sehingga terlihat tongkol baby corn yang berwarna kuning muda.

Panen sebaiknya dilakukan pada pagi hari sampai pukul 10 agar kesegaran baby corn masih terjaga. Apabila telat panen, tongkol semakin mengeras dan membesar sehingga tidak memenuhi mutu yang disukai konsumen.

Dari satu tanaman bisa dilakukan hingga 10 kali panen, di mana dari 1 pohon bisa dipetik 1-2 jagung sekali panen. Saat pemetikan, usahakan sisakan sedikit kulit atau kelobot jagung muda ini agar bisa tumbuh tunas jagung baru.

Panen pertama dapat dilakukan pada hari kedua setelah tongkol muncul. Panen  berikutnya dilakukan setiap hari sekali. Segera disortir sesuai dengan grade yang sesuai pesanan pasar.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia