Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Kehangatan dan Manfaat Jahe

16 Oktober 2019, 18: 16: 47 WIB | editor : Adi Nugroho

Kehangatan dan Manfaat Jahe

Share this          

Jahe adalah tanaman rimpang yang telah banyak dimanfaatkan sejak dulu. Namun, tahukah Anda zat-zat apa saja yang ada di dalam kandungan jahe? Jahe ternyata mengandung berbagai zat gizi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Jahe merupakan salah satu tanaman yang termasuk suku temu-temuan zingiberaceae. Tanaman ini memiliki kekerabatan yang dekat dengan tanaman kunyit, kencur, dan lengkuas. Tanaman-tanaman tersebut umumnya sering dijadikan bumbu dapur karena bermanfaat menambah aroma atau citarasa masakan.

Secara umum kandungan jahe terdiri dari air, serat, karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin. Beberapa jenis mineral yang ada di dalam jahe yaitu kalsium, fosfor, dan besi.

Jahe juga mengandung beberapa jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B3 (niasin), dan vitamin C. Selain itu, jahe juga mengandung enzim proteolitik, zingibain, minyak atsiri, oleorosin, gingerol dan senyawa fenolik.

Kandungan jahe juga terdiri dari beberapa jenis komponen bioaktif di antaranya adalah (6)-gingerol, (6)-shogaol, diarilheptanoid dan curcumin. Jahe pun mengandung zat shogaol dan gingerol. Antioksidan juga tidak absen dan termasuk zat yang ada di dalam kandungan gizi jahe.

Manfaat jahe bukan hanya sebagai tumbuhan yang bisa menghangatkan tubuh saja. Melainkan juga membantu masalah pencernaan. Yaitu kandungan phenolic dalam jahe berfungsi untuk meredakan gejala iritasi gastrointestinal, menstimulasi air liur, mencegah terjadinya kontraksi pada perut, hingga membantu pergerakan makanan dan minuman selama berada di pencernaan.

Kemudian mengurangi mual. Manfaat jahe dapat meredakan mual yang disebabkan oleh morning sickness, vertigo, maupun efek samping pengobatan kanker. Jahe dapat dimakan secara mentah atau menjadikanya minuman, jahe dalam bentuk permen juga dapat bekerja dengan baik terutama dalam mengatasi mual yang diderita ibu hamil.

Kemudian membantu proses detoksifikasi dan mencegah penyakit kulit. Jahe merupakan salah satu jenis makanan yang disebut diaphoretic, manfaat jahe juga dapat memicu keluarnya keringat.

Pengeluaran keringat bermanfaat bagi Anda terutama saat Anda sedang demam atau flu. Selain membantu proses detoksifikasi, berkeringat juga ternyata dapat melindungi dari mikroorganisme yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit. Para ahli meneliti sejenis protein yang disebut dermicidin, diproduksi pada kelenjar keringat dan berfungsi melindungi tubuh dari bakteri seperti E. coli, staphylococcus aureus, serta jamur yang dapat menyebabkan penyakit kulit.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia