Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Hutan di Puncak Gunung Wilis Terbakar

Ditetapkan Tanggap Darurat jika Meluas

16 Oktober 2019, 10: 05: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

Cek

HUTAN LINDUNG: Asap putih mengepul di puncak gunung Wilis. Lokasi yang curam membuat tim gabungan baru bisa melakukan pemantauan. (BPBD Nganjuk for radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Kebakaran hutan di Kota Angin merembet ke kawasan hutan lindung. Sekitar pukul 13.30 kemarin (14/10), kepulan asap tebal terlihat di puncak gunung Wilis. Tepatnya di petak 41 Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Makuto, Badan Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Pace.

Kabid pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Nugroho yang dikonfirmasi tentang bencana kebakaran hutan di Kecamatan Sawahan itu mengungkapkan, timnya bersama dengan Perhutani KPH Kediri sudah melakukan pemantauan lokasi kebakaran.

Hingga kemarin sore (14/10), kobaran api sudah mulai padam dan menyisakan asapnya. “Kebakaran hanya terjadi di semak belukar. Tidak mengenai pepohonan,” ujar Nugroho.

Lebih jauh Nugroho mengungkapkan, medan menuju lokasi kebakaran cukup berbahaya. Sulit dijangkau manusia. Karenanya, BPBD bersama tim perhutani hanya bisa memantau lokasi dari jarak jauh.

Terkait kemunculan api di sana, Nugroho menduga hal itu akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab. Sebab, dari pantauan satelit, lokasi kebakaran berada di tempat yang sama dengan kejadian kebakaran sebelumnya.

Berapa luas hutan di Gunung Wilis yang terbakar? Ditanya demikian, Nugroho mengaku belum bisa mengungkapkan. Alasannya, tim gabungan masih belum melakukan penghitungan.

Dikatakan Nugroho, kebakaran di puncak gunung Wilis kemarin siang itu sekaligus menjadi warning. Yaitu, Nganjuk bisa ditetapkan status darurat bencana kebakaran hutan.

“Seandainya kebakarannya terus terjadi dan makin meluas maka segera akan ditetapkan tanggap darurat,” ucapnya. Penetapan status, menurut Nugroho agar pemadaman api bisa dilakukan bersama dengan TNI, polisi, perhutani, dan lembaga lainnya.

Terpisah Dandim 0810 Nganjuk Letkol Kav Joko Wibowo menjelaskan, dirinya sudah menyiagakan anggotanya untuk melakukan pemantauan dan pemadaman kebakaran hutan di gunung Wilis ini. “Saya dapat info, api yang sempat padam kini kembali menyala,” terangnya tadi malam sembari menyebut ada dua titik api di puncak Wilis.

Dua titik api tersebut menurut Joko semakin membesar sekitar pukul 21.00. “Saya akan tinjau lokasi malam ini (tadi malam, Red),” tegasnya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia