Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Sopir Ngantuk, Truk Terperosok ke Sawah

Tabrak Dua Pohon, Bodi Depan dan Kiri Rusak

16 Oktober 2019, 10: 00: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

Truk

TERPEROSOK: Truk bernopol AD 1951 IC masuk ke area persawahan di Jl Surabaya-Solo, Desa Plimping, Baron, setelah menabrak dua pohon di lokasi. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

BARON, JP Radar Nganjuk-Perjalanan truk Isuzu ke Ngoro, Mojokerto dini hari kemarin, harus terhenti di Nganjuk. Pasalnya, truk bernopol AD 1951 IC yang dikemudikan Hendri Oki, 28, itu terperosok di Jl Surabaya-Solo, tepatnya di Desa Plimping, Baron. Kecelakaan tunggal itu diduga terjadi akibat sang sopir mengantuk.

Informasi yang dihimpun koran ini menyebutkan, truk yang dikemudikan pria asal Desa Semanu, Wonosari, Kabupaten Gunungkidul itu melintas di tempat kejadian perkara sekitar pukul 02.00 dini hari. Sebelumnya, Hendri yang berangkat dari Jogjakarta itu, baru mengemudi setibanya di Sragen. “Mau mengirim muatan ke pabrik keramik,” ujarnya ditemui koran ini kemarin.

Saat melewati SPPBE di Desa Plimping, Baron, Hendri mengaku masih sadar. Tetapi, saat melewati tikungan, dia mulai kehilangan kendali. Bahkan ia tidak ingat bagaimana kendaraannya bisa terperosok ke sawah.

Truk dengan bak berwarna kombinasi hijau dan tosca itu pun oleng ke kiri dan menabrak dua pohon yang ada di utara jalan. Bagian kabin menabrak pohon hingga patah dan roboh di depan truk. Sedangkan satu pohon lainnya tertabrak bodi truk sebelah kiri.

“Saya sadar keadaannya sudah seperti ini,” aku Hendri sembari menunjuk kondisi truk dari seberang jalan. Pantauan koran ini, kaca depan truk pecah. Sedangkan sisi kiri kendaraan penyok.

Beruntung, laju kendaraannya terhalang oleh pohon tersebut. Jika tidak, truk yang dikemudikan Hendri justru masuk sepenuhnya ke sawah. Dengan benturan dini hari kemarin, sebagian muatan bahan baku keramik yang diangkutnya tumpah ke sawah.

Selebihnya, masih ada di dalam bak truk. “Hanya sekitar seperempat isinya yang terbuang,” imbuh Hendri yang mengaku lega karena dia dan temannya selamat dalam kecelakaan tersebut.

Lebih jauh Hendri menuturkan, karena kecelakaan terjadi dini hari, kondisi jalanan kebetulan sedang sepi. “Sempat ada beberapa pikap dan truk di belakang saya yang akhirnya berhenti. Mencoba menolong,” urainya.

Anggota Unit Kecelakaan Satlantas Polres Nganjuk juga sempat mendatangi lokasi kejadian. Tetapi, Hendri memilih untuk mengurusnya sendiri. Menunggu bantuan dari armada lainnya. Sayangnya, hingga kemarin siang truk nahas itu belum kunjung dievakuasi.

Terpisah, Kapolsek Baron AKP Jumari menjelaskan, pihaknya telah melakukan penanganan pertama kasus kecelakaan di wilayahnya tersebut. “Penanganan lanjutan kami serahkan ke Unit Lakalantas,” terangnya.

Terpisah, Kanitlaka Satlantas Polres Nganjuk Ipda Sugino menambahkan, pihaknya juga menerjunkan anggotanya pada malam kejadian. “Kendaraannya akan kami amankan di kantor (Satlantas Polres Nganjuk, Red),” pungkas polisi dengan satu balok di pundak itu.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia