Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Seragam Gratis untuk Siswa SD di Kediri Akan Dibagi Bulan Ini

12 Oktober 2019, 13: 58: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

seragam siswa

AMBIL BUKU: Siswa di SD Negeri Ngadirejo 1 Kota Kediri. (Anwar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kediri memastikan kain seragam gratis untuk siswa baru SD akan dibagikan tepat waktu. Saat ini, kain seragam putih-merah dan pramuka itu sudah disimpan di kantor disdik. Setelah dicek di laboratorium (lab), kain diserahkan pada pertengahan bulan ini.

Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Kota Kediri Ibnu Qoyim mengatakan, kain seragam SD sudah datang di kantor dinas pada Senin lalu (7/10). Sebelumnya proyek senilai Rp 1,257 miliar itu dikerjakan CV Saritama yang beralamat di Desa Brenggolo, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. “Sekarang simpan di kantor,” kata Ibnu kepada Jawa Pos Radar Kediri kemarin.

Namun, disdik belum bisa membagikannya langsung kepada siswa di Kota Kediri. Sebab, sebelum diserahkan, ada tahap pengecekan di lab. Ibnu mengatakan, pihaknya memilih lab di Jogjakarta untuk memastikan kualitas kain yang dipesan sesuai dengan yang datang. “Hari Senin besok (14/10), kami bawa ke Jogja,” ungkapnya.

Dia mengaku, belum bisa memastikan waktu yang dibutuhkan untuk mengecek kain seragam tersebut. Yang pasti, setelah ditangani, estimasi waktunya sekitar satu minggu. “Tapi kita harus antre dengan daerah lain. Jadi itu yang bikin sedikit lama,” ujar pria yang pernah berdinas di Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kediri ini.

Disdik berkomitmen ingin segera membagikan kain seragam tersebut. Sebab, idealnya kain untuk siswa baru itu sudah diterima saat tahun ajaran 2019/2020 dimulai pada Juli lalu. Karena itulah, Ibnu menargetkan, kain seragam bisa dibagikan di pertengahan bulan ini. “Kalau bisa sebelum akhir Oktober,” ucapnya.

Sementara itu, untuk kain seragam SMP, menurut Ibnu, proses lelang memasuki tahap penunjukan pemenang tender. Di layanan pengadaan secara elektronik (LPSE), lelang dimenangkan CV Rizal Jaya dari Desa Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Dari harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp 2,636 miliar. Harga terkoreksinya menjadi Rp 2,568 miliar. Seperti diberitakan, pembagian kain seragam SMP memang molor dari target awal. Seharusnya, pengerjaan kain SD dan SMP berbarengan. Namun, kain seragam di SMP harus ditender ulang pada 28 Agustus lalu.

Ibnu menambahkan, setelah mendapatkan pemenang lelang, surat perintah kerja (SPK) akan ditandatangani pada 15 Oktober. Sesuai kontrak, masa kerja rekanan selama dua bulan. Dengan begitu, kain SMP paling cepat dibagikan pada Desember 2019. “Jadi kami bagikan dulu untuk SD, baru setelah itu SMP,” ujarnya.

Untuk diketahui, total siswa yang menerima kain seragam sebanyak 12.170 anak. Rinciannya, sebanyak 5.322 siswa SD dan 6.848 siswa SMP. Karena ukuran tubuh siswa SD dan SMP tidak sama, hal itu berpengaruh pada ukuran kain. Ibnu mengatakan, siswa SD menerima kain atas sepanjang 1,5 meter dan bawahan 1 meter. Adapun SMP, untuk atasan dan bawahan masing-masing dengan panjang 2 meter dan 1,5 meter.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia