Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Rekanan Akan Pesan Baja Fabrikasi

Pembangunan Jembatan Petak Capai 70 Persen

12 Oktober 2019, 10: 38: 08 WIB | editor : Adi Nugroho

Cek

CEK PROGRES: Wakil Ketua Komisi III DPRD M. Fauzi Irwana (kiri) berbincang dengan pelaksana proyek Jembatan Petak, kemarin siang. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

BAGOR, JP Radar Nganjuk- Rangka tengah Jembatan Desa Petak, Bagor, akan tersambung dalam waktu dekat. Pasalnya, rekanan tinggal menunggu datangnya baja fabrikasi agar proyek rampung. Rencananya, baja baru akan tiba Selasa (15/10) nanti.

Untuk diketahui, proyek dengan anggaran total Rp 9,3 miliar itu kemarin disidak oleh Komisi III DPRD Nganjuk. Mereka mengecek progres proyek yang dimulai sejak Juni lalu. “Masyarakat banyak yang menanyakan perkembangan proyek,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Fauzi Irwana yang kemarin mendatangi lokasi.

Lebih jauh Fauzi menjelaskan, proyek pembangunan jembatan Petak menggunakan dana APBD. Karenanya, Komisi III melakukan pengawasan untuk memastikan tahapan yang dilakukan sudah sesuai aturan.

Dia mengaku senang karena saat disidak kemarin, progres proyek sudah mencapai sekitar 70 persen. Dengan persentase tersebut, dia optimistis proyek yang dikerjakan oleh PT Kya Graha itu bisa selesai tepat waktu.

Sebelumnya, proyek pembangunan jembatan Petak dianggarkan Rp 11,6 miliar. Dalam lelang, rekanan memenangkan proyek dengan pagu Rp 9,3 miliar. “Selisihnya ada sekitar Rp 2 miliar yang kembali ke kas daerah,” tandas Fauzi.

Politisi partai Demokrat itu pun menegaskan akan terus mengawal pembangunan yang ada di Nganjuk. Termasuk akan mengadakan inspeksi mendadak ke beberapa titik lainnya.

Terpisah, Wardomo, 49, konsultan proyek jembatan Petak menambahkan, pengerjaan jembatan Petak diprediksi bisa tuntas bulan depan. “Pokoknya rangka baja fabrikasi sudah ada, pengerjaan bisa langsung dilakukan,” ungkapnya tentang rangka yang baru dipesan Senin nanti itu.

Jika rangka baja datang, menurut Domo pekerja bisa langsung memasangnya. Sehingga, akhir November nanti jembatan sudah bisa dilalui kendaraan. Pun untuk kendaraan dengan tonase besar.

Lebih jauh Domo menuturkan, kekuatan jembatan Petak bisa mencapai 20 ton. Karenanya, truk dengan tonase besar bisa melewati jembatan tersebut. “Kalau truknya terlalu besar, jalannya yang kurang memadai. Kalau jembatannya kuat-kuat saja,” tuturnya.

Dikatakan Domo enuntasan proyek jembatan Petak relatif cepat karena sejumlah item yang sulit sudah selesai dikerjakan. Setelah rangka baja tersambung, rekanan tinggal melakukan finishing.

Pantauan koran ini, sejumlah pekerja terlihat mengerjakan akses jalan dan plengsengan menuju ke jembatan. Adapun untuk bagian inti jembatan sudah tuntas.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia