Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Berusia Puluhan Tahun, Pohon Trembesi di Rejomulyo Ambruk

11 Oktober 2019, 19: 10: 24 WIB | editor : Adi Nugroho

pohon ambruk

TUMBANG : Pohon trembesi (keduh) yang ambruk di sekitar sumber air di Rejomulyo, kemarin. (Iqbal Syahroni - radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Tidak ada angin maupun hujan di Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan/Kota Kediri, pohon trembesi yang diperkirakan sudah berumur puluhan tahun ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa dengan ambruknya pohon tersebut.

          Dari informasi warga sekitar, pohon tersebut sebenarnya sudah ambruk pada Rabu (9/10) sore. Namun, karena memang ambruknya tidak mengganggu aktivitas, dan mengakibatkan korban jiwa, warga masih membiarkannya. “Awalnya malah takut untuk memotong, Mas,” terang Boen, salah seorang warga Ngasinan, Rejomulyo.

          Ia menjelaskan bahwa dari pagi, banyak orang yang mengira bahwa pohon trembesi ambruk di Sumber Jiput di Rejomulyo. Namun, ternyata, ambruknya di sumber air lain di Ngasinan. “Harus diluruskan, memang warga luar Rejomulyo mungkin tahunya cuma di Sumber Jiput, tapi pohon ambruk di dekat perumahan BTN Rejomulyo,” imbuh Boen.

          Lokasinya pun jauh dari Sumber Jiput. Ada sekitar 700 meter jaraknya. Bahkan di Sumber Air Ngasinan, juga sumber air yang kosong, dan sepi. Namun, masih banyak lahan sawah yang ditanami oleh warga sekitar.

          Pohon yang berukuran sekitar 15 meter itu ambruk ke arah barat. Dengan diameter dua meter itu, menimpa tembok beton perumahan. Namun, saat dilihat, pohon tersebut hanya menimpa tembok, dan tidak menyebabkan kerusakan di dalam perumahan. “Lha itu, Mas, kayaknya cuma nimpa tembok,” terang Gufron, salah satu warga Rejomulyo.

          Ia sendiri ternyata baru tahu, bahwa di sekitar rumahnya ada sumber air. karena penasaran dengan pembicaraan tetangga tentang adanya pohon yang ambruk itu, ia pun mendatangi lokasi sendiri. “Saya aslinya Ponorogo,” terangnya.

          Gufron pun rela menyetir sepeda motornya ke arah yang masih jalan tanah. Karena akses menuju sumber air juga sedikit susah, karena dikelilingi oleh lahan persawahan.

          Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri Nur Khamid, saat dikonfirmasi, membenarkan adanya pohon ambruk dari aduan masyarakat sekitar. Ia juga sudah menghubungi dengan DLHKP Kota Kediri. “Akan ditindaklanjuti secepatnya, karena memang aduan dari masyarakat baru siang tadi (kemarin, Red),” ujarnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia