Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Events

Germas Award 2019: Perempuan Yoga, Pria Main Futsal

11 Oktober 2019, 18: 37: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

germas award 2019

CEK LANGSUNG: Kadinkes dr Fauzan Adima memeriksa dokumen medical check up karyawan dalam penjurian di Bank Jatim Kediri kemarin. (Anwar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

 KOTA, JP Radar Kediri – Memfasilitasi beragam jenis olahraga yang disukai. Itu cara sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk menjaga kesehatan karyawannya. Lewat aktivitas fisik dengan berolahraga.

Di Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre V Kediri, misalnya. Bukan hanya senam. Mereka juga memfasilitasi tenis lapangan, futsal, hingga badminton. “Sesuai yang diminati karyawan,” ujar Wakil Kepala Bulog Sub Divre V Kediri Teguh Suryahadyono pada hari keempat penjurian Gerakan Masyarakat untuk Hidup Sehat (Germas) Award 2019, kemarin.

Waktunya pun tak terbatas Jumat. Melainkan juga hari-hari lain. “Senin sampai Jumat setelah pulang kerja bisa memilih sendiri sesuai minatnya,” lanjut Teguh kepada tim juri yang kemarin dipimpin langsung Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kediri dr Fauzan Adima.

Maklum, dari 36 pegawai yang ada di kantor tersebut, hobi olahraganya bermacam-macam. Untuk perempuan, misalnya, setiap Kamis memilih senam yoga. Sedangkan yang laki-laki lebih beragam. Rabu malam ada jadwal untuk futsal. Lalu, Kamis tenis lapangan. “Senin, biasanya badminton,” sambung pria asal Bandung, Jawa Barat (Jabar) ini.

Adapun Jumat, seperti kebanyakan instansi lain, mereka juga menggelar senam bersama. Ada juga jalan sehat di sekitar kantor yang berlokasi di Jl Ir Sutami, Kelurahan Banjaran, Kota Kediri itu. Selain olahraga di kantor, bulog juga mendorong karyawannya untuk bersepeda saat berangkat kerja. “Istilahnya bike to work. Sepeda kami taruh di belakang,” terangnya sambil menunjukkan sejumlah sepeda di parkiran belakang yang hari itu digunakan karyawan.

Teguh menyebut, Bulog memiliki Badan Pelaksana Olahraga (Bapor) yang bertugas untuk menggiatkan aktivitas berolahraga. Karena itulah, di sela-sela kesibukan kerja, para pegawai selalu meluangkan waktu untuk berolahraga.

Di luar aktivitas fisik yang menjadi bagian dari Germas, Bulog memerhatikan pula asupan makanan pegawainya. Saat jam istirahat sekitar pukul 12.00, perusahaan menyediakan makan siang gratis. Menu biasanya berdasarkan pesanan ke katering. “Memang menunya tidak berkonsultasi dengan ahli gizi. Tapi, kami selalu upayakan ada sayur dan buah-buahan. Minumnya jus buah,” urai Teguh.

Untuk menghindari stres, Bulog menyediakan ruang relaksasi di dalam kantor. Berada di ruang tengah, ada fasilitas karaoke yang bisa digunakan pegawai untuk melepas penat. “Tentu saja digunakan setelah selesai bekerja. Makanya kami letakkan terbuka, agar lebih mudah memantaunya,” kata Teguh.

Olahraga rutin juga menjadi pilihan Bank Jatim untuk menerapakan pola hidup sehat. Menurut Pemimpin Cabang Bank Jatim Kediri Widyanayati, beberapa olahraga yang menjadi favorit pegawainya adalah futsal, voli, tenis, bulutangkis dan senam. Ada anggaran khusus untuk olahraga ini. “Untuk voli, kami bahkan memiliki klub sendiri yang beranggotakan para karyawan,” terang perempuan yang akrab disapa Ana ini.

Setahun sekali, kata Ana, Bank Jatim Kediri rutin melakukan medical check up terhadap seluruh pegawainya yang berjumlah 240 orang. Hasilnya, dilaporkan kepada pimpinan. Karena itulah, pimpinan cabang tahu perkembangan riwayat kesehatan para pegawai.

Kantor bank yang terletak di Jl Pahlawan Kusuma Bangsa Kota Kediri itu juga memiliki ruang relaksasi. Desainnya seperti kafe. Lengkap dengan peralatan musik. “Di sini, pegawai bisa melepas penat. Banyak yang bisa main musik. Bisa bikin band sendiri,” ungkapnya.

Di ruang yang terbuka itu pula pegawai yang merokok diperbolehkan mengisap rokoknya. “Kalau di dalam ruangan jelas tidak boleh,” tandas Ana yang mengalokasikan sebagian dana corporate social responsibility (CSR)-nya untuk jambanisasi dan pengadaan ambulans rumah sakit.

Cuma, juri kemarin sempat menyarankan untuk menyediakan pojok laktasi. Baik untuk karyawan maupun pengunjung. Sebab, belum ada pojok laktasi khusus di sana. “Jadi, karyawan atau pengunjung yang menyusui tidak akan canggung,” kata dr Fauzan didampingi tim juri dari dinkes, Jawa Pos Radar Kediri, dan Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Strada.

Sementara itu, di PDAM Kota Kediri, aktivitas olahraga karyawannya biasa dilakukan setiap Jumat dan Sabtu. Jumat pagi dengan senam bersama di halaman kantor yang berlokasi di Jl A. Yani, depan Stadion Brawijaya. Sedangkan Sabtu dengan bersepeda bersama ke Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri. “Kami juga memfasilitasi pegawai yang ingin berenang,” terang Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Dhaha Kota Kediri Gatot Supriyono.

Kemarin, penjurian dilakukan terhadap tiga instansi di atas. Penjurian lapangan terhadap peserta yang lolos seleksi kuesioner akan dilanjutkan pada Senin depan (14/10).

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia