Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Setubuhi Bocah 15 Tahun hingga Hamil

07 Oktober 2019, 14: 37: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

Hamili Remaja Desa

Hamili Remaja Desa (radarkediri.id)

Share this          

KANDAT, JP Radar Kediri - Warga Kecamatan Kandat gempar. Pasalnya, Bunga (bukan nama sebenarnya) yang masih berumur 15 tahun diketahui hamil. Diduga si pelaku, RP, 35, tak lain tetangga sendiri.

 “Awalnya (Bunga) tidak mau ngaku. Namun ketika saya bawa ke puskesmas ternyata positif hamil,” ungkap MHJ, ayah korban.

Kemarahan keluarga korban pun tak bisa ditahan. Maklum saja, putri pertamanya tersebut disetubuhi RP, warga Kecamatan Kandat yang merupakan tetangganya sendiri. Bahkan, yang membuat keluarga korban murka adalah perbuatan tersangka ini ternyata sudah beberapa kali. “Saya tidak terima anak saya dihamili terus ditinggal kabur,” kesalnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Kediri, kejadian tersebut terjadi sekitar Maret 2019. Semula kejadian berawal ketika Bunga diajak jalan-jalan RP. Namun, saat itu RP beralasan motornya sedang rusak.

Akhirnya, RP merayu Bunga untuk berhenti di perkebunan kakao atau cokelat yang tak jauh dari rumah keduanya. Saat itulah, RP melakukan hubungan suami istri di perkebunan tersebut. “Saya sempat curiga. Kok hampir tiap minggu (Bunga) keluar tiap malam,” terangnya.

Bahkan, kedua orangtua korban sempat mencurigai gerak-gerik putrinya tersebut. Namun, ketika mencoba untuk bertanya, Bunga sempat berdalih kalau mulai gemuk. Sampai akhirnya, keluarga berhasil membawa Bunga ke puskesmas yang akhirnya memastikan dia positif hamil. “Saat itulah saya tanyakan siapa yang menghamili. Akhirnya dia mengaku,” terangnya.

Lebih lanjut, MHJ mengaku putrinya diperlakukan RP di dalam perkebunan yang tak jauh dari rumahnya. “Saat itu rumah dalam keadaan kosong. Mereka melakukan persetubuhan tersebut di semak-semak kebun,” imbuhnya.

Secara terpisah, Kapolsek Kandat Iptu Hariyanto membenarkan peristiwa tersebut. Persetubuhan yang melibatkan anak di bawah umur ini memperpanjang deretan peristiwa persetubuhan di Kabupaten Kediri. “Tersangka memang sudah beberapa kali melakukan hal tersebut (persetubuhan,Red). Kini masih kita lakukan pemeriksaan,” ungkapnya.

Menurutnya, setelah petugas mendapatkan laporan tersebut, anggota Polsek Kandat langsung mendatangi ke tempat kejadian perkara (TKP). Namun, usaha tersebut gagal, dikarenakan tersangka sempat kabur di Kota Lampung. “Menurut informasi keluarga (RP), dia sempat di Lampung,” ujarnya kepada koran ini.

Sekitar dua minggu kemudian, RP dikabarkan kembali pulang di rumahnya di Kecamatan Kandat. Saat itulah, petugas kepolisian lantas mengamankan RP di rumahnya. “Saat itu, tersangka sedang berada di rumah salah satu perangkat desa untuk diamankan. Sebelum kami ringkus,” tegasnya.

Sampai berita ini ditayangkan, kasus persetubuhan yang melibatkan anak dibawah umur langsung dilimpahkan ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kediri.“Kami berharap kepada orangtua untuk lebih mengawasi gerak-gerik putra-putranya. Karena memang perkembangan zaman semakin pesat dan pergaulan anak muda juga semakin bebas,” tegasnya.

 Akibat perbuatannya, RP harus mendekam di tahanan Mapolres Kediri. Perbuatannya tersebut terancam dijerat pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” tegas Hariyanto.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia