Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Demi Raih Tiket Menuju 8 Besar

04 Oktober 2019, 14: 57: 15 WIB | editor : Adi Nugroho

persik kediri

SIAP: Budiardjo Thalib (tengah) dan Galih Akbar mengikuti jumpa pers kemarin sore. (Humas Polres Kota Kediri for radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Persik sudah melupakan kekalahan menyakitkan dari Persatu Tuban. Sore ini, mereka kembali berlaga di Stadion Brawijaya. Lawannya adalah Madura FC. Faris Aditama dkk pun ingin kembali meraih kemenangan. Sebab, tambahan tiga angka itu bisa membuat skuad Macan Putih mengamankan satu tiket ke babak 8 besar Liga 2 Indonesia.

Saat ini Persik berada di puncak klasemen Grup Timur dengan 30 poin. Jika menang, poinnya tidak lagi terkejar oleh PSIM yang berada di peringkat kelima. Laskar Mataram –julukan PSIM- mengoleksi 24 poin. Seperti diketahui, hanya empat tim berhak melaju ke fase berikutnya.

Optimisme itulah yang kini sedang diusung pelatih Budiardjo Thalib. Dia mengaku sangat yakin bisa memenangkan pertandingan. Kekalahan pahit lawan Persatu, Senin lalu (30/9), sudah dikubur dalam-dalam. “Kami harus melupakan kekalahan itu. Sekarang persipan oke. Kami optimistis bisa mendapat tiga angka,” ujarnya.

Budi tidak ingin membuang peluang mengunci lolos ke delapan besar. Karena itulah, demi harapan tersebut, tidak ada kata lain selain bermain habis-habisan. “Menang, berarti kami lolos ke delapan besar,” kata pria asal Makassar ini.

Hanya saja, skuad Persik bakal pincang kali ini. Beberapa pemain dipastikan tidak bisa dimainkan. Septian Satria Bagaskara dan Alexvan Djin absen karena memenuhi panggilan timnas U-23. Sementara Risna Prabahalabenta dan Edo Febriansyah terkena akumulasi kartu.”Dua pemain saya juga cedera. Ada Fajar (kiper, Red) dan Fahad (bek kanan, Red),” ungkapnya.

Dengan absennya enam pemain itu jelas sebuah kehilangan bagi Persik. Apalagi empat pemain di antaranya biasa mengisi starting eleven. “Tapi kami biasa merotasi pemain,” kata Budi.

Lawannya, Madura FC juga tidak mau kalah. Sebagai tim papan bawah, Laskar Jokotole ingin lepas dari jurang degradasi. Saat ini, poin Madura FC sama dengan Persatu. Yakni 17 poin. Hanya saja, tim asal Sumenep itu masih satu strip di atas juru kunci. “Kami masih punya peluang (lolos dari degradasi),” kata Agus Yuwono, arsitek Madura FC.

Apalagi timnya masih punya tiga sisa pertandingan. Karena itu, semua laga dianggap final. “Setiap pertandingan adalah final. Kami harus bisa mencuri poin,” ujar mantan pelatih Persis Solo ini.

Selain konsentrasi selama 90 menit, Agus meminta anak asuhnya untuk bermain lepas. Jangan sampai terbebani. Sebab, jika itu yang terjadi, Madura FC bakal sulit mengalahkan Persik. “Kami tidak ingin membebani anak-anak,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia