Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Taman Papar Butuh Rp 1,6 Miliar

01 Oktober 2019, 18: 21: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

taman papar kediri

BELUM JADI: Pekerja menyelesaikan konstruksi di lahan yang akan menjadi Taman Papar kemarin. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri terus berupaya menambah ruang terbuka hijau (RTH). Terbaru, mereka berusaha menuntaskan proyek RTH berupa taman di Kecamatan Papar. Anggaran yang disediakan lumayan. Mencapai  Rp 1,6 miliar.

Keberadaan taman ini dianggap penting. Selain sebagai lokasi rekreasi bagi warga juga untuk menopang industri kecil. Sebab, di sekitar lokasi taman tersebut terdapat sentra industri kecil.

Menurut Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Putut Agung Subekti, taman tersebut berada di bekas kantor koordinator kecamatan (korcam). Dan sudah mulai dibangun pada Juli silam.

"Target selesai akhir November," kata Putut kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Putut menambahkan, pembangunan taman tersebut sebagai upaya pemkab dalam menambah RTH. Terutama menambah taman-taman yang telah dibangun di beberapa kecamatan. Sebelumnya, pemkab telah membangun beberapa taman. Seperti Taman Ngadiluwih, Taman Kepung, Taman Totok Kerot, dan beberapa taman di Kecamatan Pare.

“Secara umum keberadaan taman tersebut bisa menambah luasan maupun jumlah RTH di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Selain itu, menurutnya, dengan adanya Taman Papar itu juga untuk mendukung lokasi  sentra industri kecil yang telah ada di sebelahnya. Sebagai upaya kawasan tersebut lebih representatif lagi.

"Kami ingin menyediakan ruang publik bagi masyarakat Kabupaten Kediri sebagai wahana interaksi  sosial yang rekreatif," terangnya.

Putut menambahkan, taman yang ada di Kabupaten Kediri dipersiapkan menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi masyarakat. Pihaknya juga menjelaskan bahwa tidak akan ada pungutan tiket masuk di taman tersebut. Demikian halnya di taman-taman lainnya yang ada di Kabupaten Kediri.

Menurutnya lagi, taman yang menggunakan anggaran total Rp 1,6 miliar itu merupakan jenis taman aktif. Hingga saat ini pembangunan sudah sekitar 60 persen. Lokasi yang strategis yakni dekat pasar tradisional dan perempatan besar membuatnya mudah diakses.

Wisnu, salah satu pedagang kaki lima di dekat lokasi taman mengungkapkan apresiasimya kepada pemkab. Ia mengatakan dengan keberadaan taman itu merupakan berkah bagi warga sekitar. "Harapannya nanti bisa semakin ramai," ujarnya.

Sementara itu, keberadaan sejumlah taman di Kabupaten Kediri sejauh ini memberi dampak signifikan bagi perekonomian warga di sekitarnya. Terlebih ketika akhir pekan, masyarakat memanfaatkan taman-taman yang telah ada sebagai sarana rekreasi yang dekat dengan tempat tinggal.

Untuk diketahui, di akhir tahun nanti pemkab akan menyelesaikan dua taman. Selain Taman Papar ini, juga ada Taman Totok Kerot yang berkonsep sejarah dan budaya. Taman Totok Kerot juga dipersiapkan sebagai penyangga kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG).

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia