Kamis, 12 Dec 2019
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB
Persedikab 2 v 1 PSAD Arek Suroboyo

Hajar Arek Suroboyo, Persedikab Mantap Puncaki Klasemen

30 September 2019, 18: 36: 39 WIB | editor : Adi Nugroho

persedikab vs arek suroboyo psad

TANGGUH: Pemain Persedikab saat merayakan gol dalam pertandingan di Stadion Canda Bhirawa (28/9). (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Hasil gemilang ditunjukkan Persedikab dalam mengawali putaran kedua babak penyisihan Liga 3  PSSI Jawa Timur. Meski sempat keteteran di babak pertama, skuad berjuluk Bledug Kelud ini mampu unggul dengan skor 2-1 pada pertandingan melawan tamunya PSAD Arek Suroboyo di Stadion Canda Bhirawa, Pare (28/9).

“Alhamdulillah kita syukuri pertandingan sore ini (kemarin, Red) anak-anak bermain maksimal. Pemain selamat dan tidak ada yang cedera,” kata pelatih Muslim Habibi ditemui usai pertandingan.

Memang, sejak awal babak pertama, timnya sudah tampil dengan pola menyerang. Serangan dengan umpan-umpan pendek membuat pertahanan lawan kewalahan. Alhasil, pada menit 10 serangan itu membuahkan hasil. Pemain depan Persedikab Ismail Sholeh mampu mendobrak lini belakang PSAD hingga menciptakan gol melalui tendangannya dari dalam kotak 16.

“Sesuai rencana kami, melalui serangan yang terpola maka akan mendapatkan finishing yang baik. Dan alhamdulillah pemain bisa melakukannya,” ungkapnya.

Meski demikian, pelatih muda ini tak memungkiri bahwa di awal babak pertama timnya sempat keteteran. Terlebih saat lawan membalas gol di pertengahan babak kedua. Habibi mengakui bahwa pada pertandingan yang dilihat langsung Wabup Masykuri itu pemainnya bermain kurang tenang. Menurutnya itu salah satu faktor karena sudah lama Persedikab tidak bermain di kandang. Setidaknya satu bulan yang lalu saat melawan Gen B Mojokerto.

“Sebenarnya finishing sudah bagus, tapi kurang rileks,” jelas Habibi memberi alasan kenapa banyak kesempatan terbuang.

Masih di babak pertama Ismail Sholeh dkk hampir mencetak gol tambahan. Hanya saja, kesempatan di depan gawang itu tak bisa dimaksimalkan. Justru saat lengah, PSAD mampu menyamakan kedudukan dari tendangan bebas melalui kaki Yusuf Purnomo di menit 25.

Di babak kedua merupakan kesempatan Persedikab untuk mengubah keadaan. Setidaknya dua kali tendangan mampu ditepis kiper PSAD. Bahkan dua tendangan lain hanya membentur mistar gawang.

Tampil di depan pendukungnya sendiri menjadi motivasi bagi Persedikab. Permainan cukup keras ditunjukkan dua tim. Hingga Persedikab mendapatkan kesempatan dari hasil pelanggaran di depan area penalti. Alhasil, lagi-lagi melalui kaki Ismail Sholeh Persedikab mampu unggul di menit 85 dari hasil tendangan bebas yang dilakukannya.

“Di babak kedua instruksi kami adalah memberi semangat kepada pemain. Sebelum bola keluar atau bola mati, kita kejar terus. Intinya bermain di rumah sendiri tidak ada kata capek,” paparnya.

Menanggapi permainan lawan, Habibi menyebut ada peningkatan yang cukup signifikan dibanding saat Persedikab away ke Surabaya beberapa waktu lalu. Ia mengakui bahwa kemarin cukup kesulitan dalam meladeni anak asuh Muhamad Kusen itu.

Sementara Direktur Teknik Bambang Drajat mengakui bahwa babak pertama. Menurutnya pemain tidak bermain seperti latihan. “Build up tidak ada, penguasaan bola juga kurang berani,” ungkapnya.

Tentu, hal tersebut ia menyebut akan berpengaruh pada finishing. Benar saja, bahwa dari banyaknya kesempatan yang ada, hanya dua gol yang tercipta. “Kalau finishing tidak bagus pasti akan menular pada pemain lain yang membuat permainan tidak bagus,” paparnya.

Sementara di babak kedua, Bambang Drajat mengapresiasi kinerja pemain. Bisa menerapkan instruki pelatih. Mereka bermain menekan dan tidak memberi ruang gerak pada lawan untuk menyerang. “Babak kedua anak-anak mampu menerapkan instruksi dengan baik,” imbuhnya.

Hanya saja, Bambang menegaskan bahwa masih banyak PR bagi pelatih. Terutama untuk keberanian dalam menyerang dan juga membangun serangan.

Dari hasil pertandingan kemarin, kini Persedikab semakin memantapkan diri berada di puncak klasemen sementara grup C. Tim dengan pendukung bernama Fire Ant Colony tersebut mampu mempertahankan rekor tak pernah terkalahkan sepanjang babak penyisihan ini.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia