Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Waspada Penyakit pada Tomat

26 September 2019, 13: 58: 23 WIB | editor : Adi Nugroho

Waspada Penyakit pada Tomat

Share this          

Salah satu faktor yang wajib diperhatikan dalam setiap usaha tani adalah penanganan dan pengendalian hama penyakit penyakit.  Begitu juga dengan ketika kita membudidayakan tomat. 

Tomat merupakan tanaman sayuran buah semusim yang jenis hama dan penyakitnya sama  halnya dengan tanaman cabai, terong dan lain sebagainnya. Jenis penyakit yang menyerang beberapa tanaman sayuran semusim ini hampir memiliki kemiripan.

Mulai dari jenis hama, penyakit maupun gejala serangan yang ditimbulkan. Beberapa hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman tomat antara lain; ulat, kutu, lalat, layu fusarium, dan busuk buah.

Khusus untuk penyakit yang menyerang tanaman tomat, seringkali terjadi pada saat musim penghujan. Hal ini dikarenakan ketika musim hujan, kelembapan udara akan meningkat tinggi yang menyebabkan penyakit yang disebabkan oleh jamur, bakteri atau nematode lebih mudah berkembang. Penyakit ini juga dapat menyebar ke tanaman lainnya yang sehat.

Ada dua penyakit yang sering menyerang tanaman tomat di lahan pertanian yaitu layu fusarium. Gejala layu fusarium pada awal serangan dapat ditandai dengan adanya tanaman yang tiba-tiba layu. Namun tanaman tomat akan segar kembali ketika sore hari dan pagi hari. Layu fusarium disebabkan oleh cendawan patogen fusarium oxysporum.

 Pencegahan dengan menggunakan benih yang tahan terhadap cendawan fusarium oxysporum. Budidaya menggunakan mulsa plastik untuk menjaga kelembapan tetap stabil. Cendawan Fusarium oxysporum berkembang dengan cepat pada musim hujan dengan kondisi kelembapan tinggi. Pencegahan juga dapat dilakukan dengan penggunaan agens hayati Trichoderma sp., mencabut dan membuang serta memusnahkan tanaman terserang.

            Selain itu, penyakit lainnya yang bisa menyerang adalah busuk buah. Ada dua macam cendawan penyebab busuk buah pada tomat. Yang pertama penyakit busuk buah pada tomat disebabkan oleh cendawan thanatephorus cucumeris. Gejala terlihat dengan adanya bercak kecil berwarna cokelat pada buah tomat, lama kelamaan membesar dan cekung, buah menjadi busuk lalu rontok. Yang kedua disebabkan oleh cendawan colletotrichum coccodes. Gejalanya terdapat bercak kecil bulat dan berair, yang lama-lama menjadi cekung. Terdapat bercak ungu pada pangkal buah dekat tangkai buah.

Pengendalian dilakukan dengan pergantian tanaman, menjaga kebersihan dan membuang serta memusnahkan buah yang terserang. Penyemprotan fungisida dilakukan jika serangan sudah parah, dengan menggunakan fungisida berbahan aktif mankozeb atau kaptafol.

 Wilayah di Kabupaten Kediri yang membudidayakan tomat berada di beberapa daerah. Di antaranya berada Kecamatan Ngancar, Kecamatan Plosoklaten, dan Kecamatan Plemahan.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia