Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Rekrutmen Tunggu Panselnas

BKN Imbau BKD Siapkan Proses Seleksi CPNS

20 September 2019, 15: 22: 10 WIB | editor : Adi Nugroho

CPNS

ABDI NEGARA: Ratusan PNS Kabupaten Nganjuk mengikuti upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI di halaman GOR Bung Karno (17/8). (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Banyaknya broadcast tentang jadwal rekrutmen CPNS di media sosial langsung direspons oleh Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jatim. Mereka memastikan kabar tersebut tidak benar. Sebab, keputusan terkait waktu pelaksanaan rekrutmen masih menunggu keputusan panitia seleksi nasional (panselnas).

Kepala Kantor Regional II BKN Jatim Tauchid Jatmiko mengatakan, hingga kemarin keputusan panselnas terkait waktu rekrutmen CPNS masih belum turun. “Hingga saat ini, panselnas belum juga menetapkan,” ujar Tauchid saat dihubungi Jawa Pos Radar Nganjuk kemarin siang.     

Terkait isu rekrutmen CPNS yang ramai beredar di media sosial dan grup WhatsApp, dia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya. Terlebih jika informasi itu didapat dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Tauchid juga meminta masyarakat tidak mempercayai oknum yang mengaku bisamemasukkan ke instansi tertentu. Pasalnya, hal itu sudah dipastikan sebagai modus penipuan.

“Jangan percaya kalau ada yang bisa nitip anak atau kerabatnya. Itu sangat tidak mungkin. Rekrutmen seluruhnya sudah berbasis komputer dan online,” lanjutnya mengingatkan.

Agar mendapatkan informasi yang valid terkait rekrutmen CPNS, Tauchid meminta masyarakat mengecek di situs resmi instansi. “Kalau memang ada informasi rekrutmen, instansi resmi yang bersangkutan akan segera mengunggahnya,” terang Tauchid.

Untuk diketahui, meski jadwal rekrutmen CPNS belum turun, Tauchid mengungkapkan, Kanreg II BKN Jatim memang telah bersiap-siap. Terutama untuk mengantisipasi jika rekrutmen CPNS digelar Oktober nanti. Dengan demikian BKN tidak akan kelabakan jika jadwal tes CPNS sudah turun.

Imbauan serupa, lanjut Tauchid, juga sudah disampaikan kepada badan kepegawaian daerah (BKD) kabupaten/kota di Jatim. “Kami minta mempersiapkan rencana penyelenggaraan seleksi (CPNS, Red) itu,” lanjut Tauchid sembari menyebut BKN juga sudah mengevaluasi pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun lalu.

Bagaimana dengan sistem pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun ini? Ditanya demikian, Tauchid menjelaskan, daerah bisa menggunakan model mandiri maupun sharing cost. Untuk daerah yang menggelar tes CPNS secara mandiri, pelaksanaan tes digelar di daerah yang bersangkutan.

“Kalau sharing cost sistemnya seperti tes CPNS tahun lalu. Di mana Kabupaten Nganjuk bersama beberapa daerah lain sepakat menggelar tes di Convention Hall SLG, Kediri,” paparnya.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jatim, Tauchid menyebut ada 18 daerah yang sudah mengajukan diri menggelar tes secara mandiri. Di antaranya, Pemprov Jatim, Kota Surabaya, Kota Sidoarjo, dan Kabupaten Banyuwangi.

Kepala BKD Nganjuk Sopingi yang dikonfirmasi tentang teknis pelaksanaan tes CPNS di Nganjuk mengatakan, pihaknya masih menunggu pemberitahuan tentang teknis pelaksanaan tes tahun ini. Termasuk apakah menggunakan sharing cost atau tes mandiri. “Nanti kalau sudah ada (pemberitahuan, Red) saya kabari,” tulis Sopingi lewat aplikasi WhatsApp.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia