Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB

Persedikab Menang Tipis Lawan Anjuk Ladang FC

19 September 2019, 15: 22: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

persedikab kediri

UJI COBA: Pemain Persedikab (depan) berusaha mengontrol bola dibayangi pemain Anjuk Ladang FC, dalam pertandingan di Stadion Canda Bhirawa kemarin. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Jeda waktu penyisihan babak penyisihan Liga 3 PSSI Jatim digunakan Persedikab untuk melakukan latih tanding. Kemarin, tim berjuluk Bleduk Kelud tersebut menjamu Anjuk Ladang FC di Stadion Canda Bhirawa. Meskipun menang dengan skor 2-1, masih banyak catatan kekurangan dari tim ini.

Memang, di babak pertama, anak asuh Muslim Habibi tersebut mampu unggul lebih dahulu. Namun dari banyaknya kesempatan, Persedikab hanya mampu mengantongi satu gol di 45 menit babak pertama melalui sundulan Ardi Syahputra.

Masih di babak pertama, unggul satu angka justru membuat pemain Persedikab melakukan beberapa kesalahan. Termasuk kesalahan di akhir babak pertama. Kesalahan itu mengakibatkan lawan dengan mudah melakukan counter attack. Mengakibatkan pemain belakang kecolongan dan tercipta gol bagi lawan.

logo Persedikab Kediri

logo Persedikab Kediri

Sementara memasuki babak kedua, situasi semakin memanas. Banyak peluang yang sebenarnya bisa dimanfaatkan, hanya saja itu tidak bisa dimanfaatkan dengan baik oleh Effendi dkk. Beruntung, di pertengahan babak kedua, kerja sama yang bagus membuat peluang kembali tercipta. Pemain tengah Ismail Sholeh mampu merangsek ke area pertahanan lawan hingga menciptakan gol kedua.

Menanggapi permainan kemarin, pelatih Muslim Habibi mengaku bahwa tidak ada persiapan khusus pada uji coba melawan Anjuk Ladang FC tersebut. Menurutnya latihan rutin untuk gelaran penyisihan Liga 3 selalu dilakukan. Hanya saja, ia menginstruksikan pada pemainnya meskipun uji coba harus bermain seperti saat pertandingan di Liga.

“Saya melihatnya lebih pada peningkatan fisik pemain,” kata Habibi ditemui usai pertandingan.

Peningkatan fisik yang dimaksud bukan hanya stamina pemain saja. Namun juga pada daya tahan dan kecepatan. Termasuk bagaimana cara anak asuhnya membangun serangan.

Ia menyebut bahwa kemarin sebenarnya semua strategi yang diinstruksikan pelatih sudah bisa ditampilkan dengan baik. Hanya saja masih ada beberapa kelemahan yang akan menjadi bahan evaluasinya untuk pertandingan berikutnya. Menurutnya, dari putaran pertama, kelemahan anak asuhnya masih pada finishing.

“Banyak sekali bola terbuang saat kita mendapat peluang di depan gawang,” tandasnya.

Melihat permainan Persedikab di putaran pertama kemarin, Direktur Teknik Bambang Drajat menilai bahwa skuad Bleduk Kelud sejauh ini berjalan dengan baik. Apalagi hingga tiga pertandingan yang dilakoni mereka belum sekalipun tersentuh kekalahan.

“Pemain sudah memahami instruksi dari pelatih. Apalagi mereka dalam bermain selalu kompak,” ungkap Bambang.

Pelatih Persedikab musim 2018 ini mengatakan masih banyak kekurangan yang perlu diperbaiki. Khususnya dalam hal stamina yang harus segera ditingkatkan lagi. “Selebihnya, anak-anak harus lebih bekerja keras lagi agar bisa menemukan apa yang diminta pelatih. Itu kuncinya,” tegasnya.

Bambang berharap di putaran kedua mendatang pemain bisa lebih disiplin lagi dalam berlatih dan menerapkan sesuai instruksi pelatih.

Hingga akhir penyisihan putaran pertama kemarin, Persedikab masih bertengger di posisi puncak klasemen sementara Grup C. Dari empat pertandingan, tim yang memiliki nama supporter Fire Ant Colony tersebut belum pernah terkalahkan. Menjadi salah satu tim yang diperhitungkan di grup tersebut. (

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia