Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Mulai Garap Taman Nyawiji

Rekanan Bersihkan Sisa Material

19 September 2019, 09: 43: 54 WIB | editor : Adi Nugroho

Proyek

PERSIAPAN PEMBANGUNAN: Rekanan melakukan pembersihan area Taman Nyawiji di eks Pasar Wage dengan mengangkut sisa material bangunan menggunakan ekskavator dan truk. Pembersihan dilakukan sebelum merealisasikan proyek senilai Rp 2,9 miliar tersebut. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk­-Proyek taman kota alias Taman Nyawiji di lahan eks Pasar Wage mulai digarap. Selama dua hari terakhir, dua unit alat berat terlihat membersihkan sisa material bangunan yang ada di lokasi taman yang digadang-gadang jadi ikon Kota Angin itu.

Pantauan koran ini kemarin, dua unit ekskavator beroperasi membersihkan material sisa bangunan di Jl Ahmad Yani tersebut. Material berupa bongkahan batu dan batu bata dari dinding kios pasar itu dimasukkan ke  truk yang siap memindah bekas bangunan tersebut.

Total ada 10 truk yang mengangkut sisa material pasar. Sisa reruntuhan bangunan yang dibiarkan teronggok di area eks Pasar Wage itu dibawa ke kantor Satlantas Polres Nganjuk di Jl Barito, Kelurahan Begadung, Nganjuk. Material digunakan untuk menguruk kantor baru tersebut.

Truk keluar masuk area proyek lewat dua pintu. Yaitu, di sisi selatan pasar atau di Jl Ahmad Yani gang IV dan di sisi barat atau di Jl Mayjen Panjaitan. Di bagian luar pagar proyek taman, rekanan sudah memberi peringatan agar pengendara yang melintas berhati-hati karena banyak kendaraan keluar-masuk.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Nganjuk Tri Wahju Kuntjoro yang dikonfirmasi tentang pembangunan Taman Nyawiji mengatakan, saat ini masih dalam tahap pembersihkan. “Dilakukan pembersihan menggunakan backhoe (ekskavator, Red),” ujarnya.

Lebih jauh Tri mengungkapkan, pembangunan taman akan dilakukan dalam dua tahap. Di tahap pertama, pembangunan akan mendahulukan segmen selatan. “Untuk tahap awal, kami dahulukan yang sebelah selatan dahulu. Nanti bertahap,” lanjutnya.

Pembangunan di tahap pertama ini skala bangunan lebih kecil dibanding tahap kedua. Di proyek lanjutan tahun depan, anggaran yang akan dikucurkan juga jauh lebih besar.

Ditanya tentang konsep taman, Tri menjelaskan, pihaknya akan membuat taman yang indah bagi semua kalangan. Tak terkecuali bagi berbagai kategori usia. Mulai dari yang muda hingga para orang tua. “Kami ingin taman ini nantinya bisa menjadi identitas Nganjuk,” tandasnya.

Pihaknya memang sengaja mengusung konsep taman kota yang bisa dinikmati segala kalangan. Bahkan, Tri menegaskan akses taman tersebut juga akan ramah bagi para difabel.

Untuk diketahui, berdasarkan situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Nganjuk, pemenang proyek adalah CV Kurnia Jaya. Mereka mengajukan harga penawaran sebesar Rp 2,9 miliar. Sedangkan pagu yang disiapkan di proyek ini sendiri adalah sebesar Rp 3,4 miliar.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia