Kamis, 24 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Mari Budidaya Tanaman Tebu

18 September 2019, 18: 16: 28 WIB | editor : Adi Nugroho

Mari Budidaya Tanaman Tebu

Share this          

Di Kabupaten Kediri, ada sejumlah wilayah yang menjadi sentra tebu. Antara lain Kecamatan Wates, Kandat, Kras, Ngadiluwih, Plosoklaten, Gurah, Ngasem, Kayen Kidul, Papar, Purwoasri, dan banyak tempat lainnya. Namun wilayah yang paling banyak membudidayakan tebu ada di Desa Cendana, Kecamatan Kandat.

Ada beragam cara membudidayakan tanaman tebu. Untuk penataan varietas dengan komposisi masak terdiri dari 30 persen, 40 persen atau disesuaikan dengan kebutuhan pabrik gula dengan catatan masak lambat tidak lebih dari 30 persen. Komposisi kemasakan varietas komposisi kemasakan varietas (masak awal, awal-tengah, tengah, tengah-lambat dan lambat) yang ditanam di kebun benih ditetapkan oleh pabrik gula.

Varietas yang digunakan petani mayoritas menggunakan varietas Bululawang (BL) diharapkan agar beralih ke varietas lain seperti varietas cenning, PS 862, TLH NX 01, PSDK dan lain-lain.

Penanaman dan pengeprasan benih bagal ditanam mendatar dengan mata di samping pada juringan/kairan. Penanaman benih dilakukan dengan menyusun benih secara over lapping atau double row atau end to end (nguntu walang). Untuk benih berupa tanaman dederan ditanam pada lubang tanam yang telah disiapkan di juringan.

Kebutuhan benih per hektare benih bagal mata 2 - 3 sebanyak 60 - 80 kuintal. Benih tanaman dederan (bud chip/single bud planting dan kultur jaringan) sebanyak 15.000 - 25.000 tanaman.

Benih bagal yang telah ditanam kemudian ditutup dengan tanah setebal diameter benih itu sendiri dan untuk tanaman dederan ditutup tanah sampai batas atas tanah asalnya. Pada tanaman ratoon, pelaksanaan pengeprasan harus segera dilakukan paling lambat 3 hari setelah tebang. Dilakukan pemutusan akar (pedot oyot) di kiri kanan barisan tanaman.

Sementara pengendalian gulma dapat dilakukan dengan cara manual atau penyiangan dan atau menggunakan herbisida dan waktu pengendalian gulma dilakukan minimal sampai dengan umur tiga bulan. Sedangkan untuk pemupukan dosis pemupukan sesuai dengan analisis tanah dan analisis daun.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia