Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info Pilbup Kediri: PDI Perjuangan Cari yang Bela Wong Cilik

Masuk Tahap Fit and Proper Test

17 September 2019, 16: 21: 49 WIB | editor : Adi Nugroho

Fit and Proper Test PDI Perjuangan

Fit and Proper Test PDI Perjuangan (radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Sebelas orang mencoba peruntungan dengan mengambil formulir pendaftaran bakal calon bupati (bacabup) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Namun, dari jumlah itu, hanya sembilan orang yang mengembalikan formulir. Dua orang tercoret karena sampai penutupan Sabtu (14/9) mereka tak mengembalikan berkas.

Menurut Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, dua nama yang tak mengembalikan formulir itu tentu saja tak bisa melangkah ke tahap berikutnya. Alias dicoret dari bursa pencalonan. Sedangkan sembilan nama akan memasuki tahapan fit and proper test. “Fit and proper test akan berlangsung mulai 17 hingga 20 September,” terang Dodi.

Menurut Dodi, tidak semua kandidat telah lengkap menyerahkan berkas-berkas. Ada beberapa yang masing kurang. Terutama kelengkapan ijazah. Hanya, dia mengatakan hal itu bisa disusulkan. Tapi yang tak mengumpulkan sama sekali berkas hingga penutupan berakhir beberapa waktu lalu itulah yang dicoret dari pencalonan.

Setelah ini, sambung Dodi, tahapan yang harus dilalui para pelamar adalah fit and proper test. Lokasi fit and proper test tersebut di kantor DPD PDIP Jatim.

Ketika disinggung calon mana yang diusung oleh DPC PDIP Kabupaten Kediri, Dodi mengelak menjawab. Menurutnya, semua pelamar punya potensi yang sama untuk terpilih. Tidak merujuk pada calon tertentu. Semua akan dilihat dalam proses seleksi. “Kami tidak mau berandai-andai. Karena memang diberi amanah oleh DPC partai,” sebutnya.

Yang pasti, ada beberapa kriteria yang diinginkan partai. Sosok yang diinginkan menurut Dodi secara otomatis harus sesuai dengan visi dan misi partai. Yakni calon yang ingin menjadi petugas partai yang menyerahkan dedikasi dan jiwanya untuk partai. Dalam hal ini memperjuangkan wong cilik.

“Jadi bagaimanapun mereka harus bermanfaat bagi orang lain,” paparnya.

Sejauh ini, dari struktural PDIP, hanya ada dua nama yang bakal mengikuti penjaringan. Dua nama tersebut yakni Saifudin dan Adi Suwono.

Jika Saifudin merupakan tercatat sebagai pengurus di PAC PDIP Kecamatan Ngasem, Adi Suwono adalah Bendahara DPC PDIP Kota Kediri. “Berdasarkan SK DPD, terkait dengan susunan organisasi PAC Kecamatan Ngasem, Pak Saifudin adalah wakil ketua,” kata Dodi.

Saifudin datang di hari terakhir pendaftaran. Saat itu dia dikawal puluhan pendukungnya.

Sedangkan Adi Suwono, juga terkesan tiba-tiba mengambil formulir. Datang di hari terakhir, mengambil formulir sekaligus  mengumpulkan berkas pendaftaran.

Sosok Adi Suwono cukup familiar di kalangan masyarakat dan parpol. Selain sebagai pengurus partai, lelaki itu adalah pengusaha.

“Yang pertama dari teman-teman di internal partai. Juga dari teman-teman di Jakarta (DPP) dan di Surabaya (DPD) mensupport saya untuk ikut mendaftar,” kata Adi Suwono saat ditemui usai mengumpulkan formulir beberapa waktu lalu.

Dia mengungkapkan, sebagai orang yang datang dari internal partai ia akan tegak lurus terhadap partai. Terutama disarankan untuk mendaftar oleh DPD dan DPP. Sementara masalah rekomendasi, sepenuhnya dia menghargai keputusan partai. “Termasuk untuk pendamping nanti kami juga serahkan kepada DPP untuk menentukan,” jelasnya.

Seperti diketahui, yang berhak mengusung calon dalam pilbup nanti adalah partai atau gabungan partai dengan perolehan 20 persen suara. Atau, memiliki 10 kursi di DPRD. Dengan syarat itu hanya PDIP yang bisa melenggang sendirian karena memiliki 15 kursi. Sementara partai peraih kursi terbanyak kedua adalah PKB yang ‘hanya’ 9 kursi. Atau butuh 1 kursi lagi untuk bisa mengusung calon. Sementara partai yang lain harus berkoalisi 2 sampai 3 partai. Enam partai yang rencanannya berkoalisi itu adalah PKB, Nasdem, Gerindra, PAN, Demokrat, dan PPP.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia