Senin, 21 Oct 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Taman Totok Kerot Sedot Rp 2,2 Miliar

Penyangga Kawasan Wisata SLG

17 September 2019, 16: 04: 41 WIB | editor : Adi Nugroho

taman totok kerot

LUAS: Area yang akan dibangun Taman Totok Kerot difoto dari angkasa. Taman tersebut diharapkan bisa menjadi penyangga kawasan wisata Monumen SLG. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Masyarakat Kabupaten Kediri bakal kembali memiliki ruang terbuka hijau. Akhir tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri akan menyelesaikan dua taman yang representatif. Salah salah satunya adalah Taman Totok Kerot.

Taman Totok Kerot dipersiapkan sebagai penyangga kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Lokasinya juga tak terlalu jauh. Hanya sekitar satu kilometer ke arah utara. Kawasan ini disiapkan sebagai ruang terbuka hijau yang berkonsep khusus. Yaitu bertema sejarah dan budaya.

Pemilihan tema itu tak lepas dari kondisi tempat itu sebelumnya. Selama ini di lahan Taman Totok Kerot ada peninggalan sejarah dan budaya. Yaitu patung Totok Kerot. Patung yang dianggap memiliki nilai sejarha dan budaya tinggi.

Dari pantauan di lapangan, lokasi pembangunan RTH tersebut  berada tepat di samping dan belakang Situs Totok Kerot. Saat ini proyek yang menelan dana APBD 2019 sebanyak Rp 2,2 miliar itu telah mulai pembangunan fondasi.

“Ground Breaking sudah satu bulan ini,” kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup Putut Agung Subekti kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Putut menyampaikan, pembangunan taman dengan luas sekitar 4.500 meter persegi tersebut sebagai upaya pemkab dalam menambah RTH. Menambah taman-taman yang telah dibangun di beberapa kecamatan. Seperti Taman Ngadiluwih, Taman Kepung, beberapa taman di Kecamatan Pare, dan juga Taman di Papar yang kini dalam proses pembangunan.

“Secara umum keberadaan taman tersebut bisa menambah luasan maupun jumlah RTH di Kabupaten Kediri,” jelasnya.

Selama ini, menurut Putut, arus wisatawan  ke situs Totok Kerot yang berupa Dwarapala ini masih sepi. Karena itu dia berharap pembangunan taman tersebut bisa mendukung peningkatan wisata Totok Kerot. Agar situs bisa lebih menarik. “Apalagi posisi Taman Totok Kerot juga tidak jauh dari kawasan SLG. Dengan akses jalan yang sudah lebar,” ungkapnya.

Ke depan pemkab juga berencana membangun gedung olahraga di kawasan tersebut. Hal itu sebagai sarana meningkatkan perekonomian dan juga kesejahteraan masyarakat yang ada di sekitarnya. Lokasi GOR rencanannya tepat berada di depan situs cagar budaya yang terletak di Desa Bulupasar, Kecamatan Pagu tersebut.

Putut menerangkan bahwa hal itu juga dilakukan untuk mendukung area wisata SLG.  Pasalnya lokasi keduanya tidak terlalu jauh letaknya. Keberadaan taman tersebut diharapkan dapat menjadi wisata penyangga kawasan SLG.

Berdasar keterangannya, kedua taman yang kini tengah dibangun tersebut akan selesai akhir tahun ini. “Targetnya selesai bulan Desember,” tegasnya.

Terakhir, Putut menambahkan bahwa taman yang ada di Kabupaten Kediri dipersiapkan menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi masyarakat. Pihaknya pun menjelaskan bahwa tidak akan ada pungutan tiket masuk atau karcis ketika berada di taman-taman yang ada di Kabupaten Kediri.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia