Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info CPNS Kediri: Pemkot Anggarkan Lebih dari Rp 1 Miliar

17 September 2019, 15: 17: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

Lowongan CPNS Kediri

Lowongan CPNS Kediri (radarkediri.id)

Share this          

KOTA, JP Radar Kediri – Pemkot sudah menyiapkan anggaran untuk rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) 2019. Di APBD 2019, mereka mengalokasikan anggaran lebih Rp 1 miliar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kediri Budwi Sunu mengatakan, sejak awal pemkot sudah menyiapkan anggaran di APBD induk. Karena itulah di perubahan anggaran keuangan (PAK) 2019 lalu pihaknya tidak perlu lagi mengubah pergeseran biaya. “Kami siapkan di APBD (2019),” kata Sunu kepada Jawa Pos Radar Kediri.

Dia mengungkapkan, total anggaran yang disiapkan untuk rekrutmen CPNS dan PPPK 2019 sekitar Rp 1 miliar. Alokasi tersebut salah satunya dimanfaatkan untuk persiapan seleksi di tingkat daerah. “Sebagai panitia di daerah, perlu anggaran untuk seleksi,” kata pria asal Kertosono, Kabupaten Nganjuk ini.

Selain itu, anggaran juga dipakai untuk penyiapan administrasi dan proses pelaksanaan di lokasi. Alokasi lain di antaranya untuk membangun tenda di tempat ujian. Karena panitia seleksi (pansel) berasal dari Pemerintah Pusat, pemkot akan membantu menyiapkan tenaga di lapangan. Terutama saat jadwal tes Kota Kediri di laksanakan. “Tenda kami siapkan untuk proses adiminitrasi di lokasi ujian nanti,” ungkapnya.

Sunu melanjutkan, sebenarnya ada dua opsi yang bisa dipilih daerah dalam pelaksanaan tes CPNS dan PPPK. Yakni mandiri atau sharing. Namun demi efisiensi anggaran, Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan daerah (BKPPD) Kota Kediri lebih memilih sharing denga daerah lain.

Saat ini, kata dia, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur (Jatim) masih memberikan dua alternatif kota penyelenggara. Yakni bergabung dengan Kota Malang atau Kota Madiun. “Jadi tempatnya (pelaksanaan ujian) bukan di (kota) Kediri. Di Malang atau Madiun nanti,” terangnya.

Untuk diketahui, pemkot mengusulkan sebanyak 532 formasi ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) pada Mei lalu. Rinciannya, sebanyak 307 formasi untuk CPNS dan PPPK sebanyak 225 formasi. Sebelumnya, tahun lalu, Kota Kediri merupakan satu-satunya daerah di Jatim yang tidak melaksanakan rekrutmen CPNS.

Dari jumlah formasi yang diusulkan, guru dan tenaga kesehatan yang paling banyak. Jumlahnya sekitar 50-60 persen. Sedangkan formasi lain adalah tenaga teknis di organisasi perangkat daerah (OPD). Di antaranya adalah arsiktektur, teknik sipil dan listrik yang dibutuhkan dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR). Selain itu juga tenaga penyuluh pertanian di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP).

Sampai kemarin, kata Sunu, formasi dari kemenpan RB belum turun. Termasuk waktu pelaksanaan ujian. Namun dari hasil rapat di Kantor Regional (Kanreg) II Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Surabaya pada 6 September lalu, ada kemungkinan tes digelar pada pertengahan Oktober. “Tapi kami harus menunggu surat resmi dari pusat,” kata Sunu.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia