Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Events

Mereka Yang Menjuarai Kelud Volcano Road Run 2019 (1)

Hampir Menyerah Hadapi Rute Mak Lampir

16 September 2019, 18: 29: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

pemenang kvrr 2019

HEBAT: Yulianingsih saat menjadi pemenang KVRR 2019 untuk kategori umum wanita. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

Tri Sutrisno melahap jarak 10 kilometer dengan catatan waktu 49 menit 22 detik. Sementara, Yulianingsih yang berlatih di pegunungan di Malang sebelum lomba, menaklukkan medan menanjak hingga mendekati kawah Kelud itu dalam waktu 54 menit 58 detik.

HABIBAH A. MUKTIARA, Kabupaten, JP Radar Kediri

Tri Sutrisno berlari sendirian di jalanan menanjak selepas inlet (terowongan) Ganesha. Lelaki asal Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah tersebut menambah kecepatan larinya. Teriakan penyemangat dari penonton yang hadir di area finish lomba lari Kelud Volcano Road Run (KVRR) makin memicu adrenalinnya. Pita berwarna kuning hitam bertuliskan finish yang dipegang dua orang panitia dia terjang. Jadilah pemuda berusia 26 tahun itu finisher pertama untuk kategori umum kelompok pria.

kvrr juara

JUARA : Tri Sutrisno menerima papan hadiah usai tampil sebagai pemenang kategori umum dalam KVRR 2019. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Usai menyentuh pita, wajah lelaki berkulit sawo matang itu terlihat lega. Kemampuannya melibas rute pegunungan terasa menyenangkan bagi pemilik nomor dada 4627 tersebut. Apalagi catatan waktunya lumayan, 49 menit 22 detik.

Menjadi pemenang di lomba lari gunung seperti KVRR ini merupakan hal yang tak dia duga sebelumnya. Meskipun sejatinya olahraga lari sudah menjadi hal biasa baginya. Tapi, itu adalah lari dengan rute jalanan rata. Di dataran rendah Sementara  perlombaan di dataran tinggi seperti KVRR, yang menyediakan tanjakan dengan banyak tikungan baru pertama ini dia rasakan.

“Semakin menanjak saya sempat akan menyerah,” aku lelaki yang sehari-hari sebagai pegawai di Kantor Kecamatan Cepu tersebut.

Tri menyebut rute di KVRR sebagai rute Mak Lampir, tokoh antagonis dalam cerita fiksi horor yang sempat terkenal di tanah air. Sebab, rute KVRR bagi dia juga tergolong menakutkan. Penuh dengan tanjakan dan tikungan yang menguras tenaga. Karena itulah, ketika berhasil menyelesaikan dengan menjadi yang pertama finish dia sangat bersuka cita.

“Alhamdulillah saya dapat mencapai garis finish dan mendapatkan podium pertama,” ucap Tri dengan nada penuh syukur.

Meskipun merasa rutenya ‘horor’ tapi Tri justru tak kapok. Karena energi yang tersita terbalas dengan sejuknya udara pegunungan. Dia bahkan merasa terhibur dengan keindahan alam Gunung Kelud yang bisa dia saksikan sepanjang berlari menuju finish.

“Saya akan mengikuti lagi tahun depan,” imbuh atlet lari yang tengah bersiap untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua itu.

Sementara itu, untuk katergori umum wanita dimenangkan oleh Yulianingsih, 28. Perempuan asal Desa Semen, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar ini, berhasil menyelesaikan finish dengan waktu 54 menit 58 detik. Wajahnya juga terlihat sangat puas ketika menuruni podium setelah penerimaan hadiah.

“Saya baru pertama kali mengikuti acara seperti ini,” terang perempuan yang sepanjang lomba menggunakan kacamata hitam tersebut.

Seperti halnya Tri, perempuan dengan nomor dada 4226 adalah atlet atletik dari Kabupaten Blitar. Sebelum mengikuti KVRR, perempuan yang kerap disapa Ning ini sempat mengikuti pertandingan marathon national category yang diselenggarkan oleh Maybank Indonesia Tbk  di Bali. Dalam event itu Ning mendapatkan juara dua.

Karena itu, di KVRR dia tanpa persiapan khusus. Karena jarak antara lari di Bali dan KVRR hanya satu minggu. Hasilnya, guru SMA ini mampu menjadi juara kelompok putri kategori umum.

“Meski baru pertama kali, namun untuk latihan saya di dataran tinggi,” imbuhnya.

Meski ia berdomisili di Blitar, lokasi latihannya justru di Malang. Karena itu dia tak kaget dengan jalan menanjak yang harus dia jalani sepanjang lomba. Meskipun, dia mengaku, konsentrasi tinggi tetap harus dilakukan.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia