Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Ini Penyebab Rumah di Desa Adan Adan Terbakar

12 September 2019, 17: 17: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

rumah terbakar

HANGUS: Personel PMK Kabupaten Kediri memadamkan api yang membakar rumah Muslikah di Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah. (PMK KABUPATEN KEDIRI for radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Si jago merah melahap rumah Muslikah, 43, di Dusun/Desa Adan-Adan, Kecamatan Gurah, kemarin. Tak hanya menghanguskan bangunan griya. Api juga meludeskan perabotan di dalamnya. Kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah.

          Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pasalnya, ketika kebakaran terjadi rumah dalam kondisi kosong. Muslikah sedang pergi menjemput anaknya yang hendak pulang sekolah.

          Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Indikasinya, saat rumah ditinggal penghuninya pergi, lampu penerangan masih menyala. Selain itu, penanak nasi belum sempat dimatikan.

    Namun untuk memastikan penyebab kebakaran ini, petugas Polsek Gurah masih menyelidikinya. “Diperkirakan korsleting. Tapi kami masih selidiki untuk memastikannya,” kata Kapolsek Gurah AKP Sulistyo melalui Kasihumas Aipda Yulianto.

Peristiwanya ditengarai terjadi sekitar pukul 11.00. “Warga baru mengetahui kobaran api pukul 11.30,” ungkap Yulianto.

Informasi Jawa Pos Radar Kediri, kali pertama kebakaran diketahui oleh Imam Syafi, 46, tetangga Muslikah. Saat berada di depan rumah, dia melihat kepulan asap dari atap rumah tetanggganya tersebut. Ketika dicek, rupanya api sudah dalam keadaan membesar. Api membakar bagian dapur.

Melihat kejadian tersebut, Iman langsung melaporkan kejadian tersebut ke perangkat desa. Selanjutnya, laporan itu diteruskan ke petugas Polsek Gurah. Mereka segera menghubungi petugas memadamkan kebakaran (PMK) Kabupaten Kediri.

Sembari menunggu PMK datang, warga nerupaya memadamkan api. Itu dilakukan agar tidak menjalar ke permukiman lainnya. Mereka menggunakan peralatan seadanya.

PMK yang menerima laporan tersebut, berangkat dari kantor sekitar pukul 11.34 WIB. “Sekitar pukul 11.44 WIB, petugas pemadam kebakaran tiba di TKP (tempat kejadian perkara),” kata Yulianto.

Untuk memadamkan amukan si jago merah, PMK membutuhkan waktu sekitar setengah jam. Hingga sekitar pukul 12.00 WIB, api akhirnya berhasil dipadamkan. Tidak hanya membakar perabotan, api juga menghanguskan bagunan rumah.

Meski api telah padam, untuk mencegah munculnya api petugas melakukan pembasahan. “Beruntung dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa,” tutur Yulianto.

Untuk diketahui, sebelum kebakaran terjadi, Muslikah meninggalkan rumah sekitar pukul 11.00 WIB. Ibu rumah tangga itu pergi menjemput anaknya yang bersekolah di SDN Adan-Adan. Jarak rumah dan sekolah diperkirakan sekitar satu kilometer.

Ketika meninggalkan rumah, lampu dapur masih dalam keadaan menyala. Tidak hanya itu, Muslikah saat itu juga sedang memasak nasi menggunakan magic com.

Setelah PMK selesai melakukan pembasahan, petugas Polsek Gurah langsung melakukan penyelidikan. “Kebakaran ini diduga disebabkan hubungan arus pendek dan tanpa ada kesengajaan,” ungkap Yulianto. Walaupun tidak ada korban, dalam kejadian tersebut menyebabkan Mulikah mengalami kerugian hingga Rp 70 juta.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia