Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Susun Kontrak Pembangunan Taman Nyawiji

Pengerjaan Proyek Dimulai dari Sisi Selatan

12 September 2019, 11: 53: 02 WIB | editor : Adi Nugroho

Taman

TUNGGU REALISASI: Dinas LH Nganjuk mulai memagari lahan eks Pasar Wage II yang akan digunakan untuk membangun Taman Nyawiji. Proyek dipastikan mulai digarap tidak lama lagi. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk- Taman Nyawiji yang akan dibangun di lahan bekas Pasar Wage Nganjuk telah memasuki masa-masa akhir lelang. Berdasarkan situs resmi Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Nganjuk, saat ini tengah dilakukan tahapan penandatanganan kontrak.

“Sekarang telah masuk tahapan penyusunan kontrak,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk Tri Wahju Kuntjoro saat dihubungi Jawa Pos Radar Nganjuk, kemarin siang.

Sesuai keterangan di LPSE, tahap penandatanganan kontrak akan berlangsung 6-13 September besok. Pemenangnya adalah CV Kurnia Jaya dengan harga penawaran sebesar Rp 2,9 miliar. Sedangkan pagu yang disiapkan dalam proyek ini sebesar Rp 3,4 miliar.

Ditanya tentang realisasi proyek, Tri menjelaskan, Taman Nyawiji akan direalisasikan dalam dua tahap. Tahap pertama, pembangunan akan mendahulukan di segmen selatan. “Untuk tahap awal, kami dahulukan yang sebelah selatan. Nanti bertahap,” lanjutnya.

Untuk diketahui, pembangunan di tahap pertama ini skalanya lebih kecil jika dibandingkan dengan tahap kedua. Bahkan, di tahap lanjutan nanti anggaran yang dialokasikan juga lebih besar.

Berdasarkan data yang dihimpun koran ini, nilainya akan mencapai tiga kali lipat dari anggaran tahun ini atau sekitar Rp 9 miliar.

Namun, jumlah itu baru sebatas pengajuan anggaran. Adapun nilai pastinya tergantung dari pembahasan di tingkat tim anggaran dan badan anggaran DPRD Nganjuk.

Sementara itu, terkait konsep Taman Nyawiji, Tri memastikan, pihaknya akan membuat taman yang indah bagi semua kalangan. Mulai dari anak muda hingga para orang tua. “Kami akan mengusung konsep yang Instragamable,” tandasnya.

Pihaknya memang sengaja mengusung konsep taman kota yang bisa dinikmati segala kalangan tersebut. Bahkan, Tri menegaskan akses taman juga akan ramah bagi para difabel. “Nantinya taman kota ini akan ramah dengan teman-teman kita yang difabel. Juga ramah dengan anak-anak,” klaim pria berkacamata tersebut.

Lantaran ingin membangun taman kota dengan konsep yang kekinian tersebut, pihaknya mengaku telah menyiapkan beberapa ide. Seperti halnya membangun labirin, arena bermain anak, dan berbagai spot foto.

Tak hanya itu, taman ini juga difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. Alhasil, berbagai jenis pohon dan tanaman akan ditanam dan menghiasi taman tersebut. “Kami ingin taman ini nantinya kalau sudah jadi, bisa menjadi kebanggaan warga Nganjuk. Bisa menjadi identitas dan media promosi bagi Nganjuk,” pungkasnya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia