Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Features

Daun Tabebuya Meranggas, Bunganya Bermekaran

Tabebuya Jadi Favorit Pengunjung Berswafoto

10 September 2019, 15: 42: 34 WIB | editor : Adi Nugroho

bunga tabebuya

MENGUNING INDAH: Dua pelajar berada di bawah pohon bunga tabebuya kuning yang sedang mekar di kawasan Simpang Lima Gumul kemarin. (Didin Saputro - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Ada siklus baru yang selalu ditunggu warga Kabupaten Kediri dan sekitarnya. Yaitu waktu bermekarannya bunga tabebuya yang berderet di kawasan Monumen Simpang Lima Gumul (SLG). Nah, ketika bunga itu bermekaran di tengah musim kemarau ini, warga pun menyambut dengan antusias. Menggunakannya sebagai latar berfoto.

Seperti dalam beberapa hari terakhir ini. Deretan tabebuya yang ada di SLG bermekaran. Terutama yang berwarna kuning. Pohon-pohon yang bunganya mekar itu ada di tepi jalan samping waterpark.

“Sangat bagus, seperti berada di Jepang,” ucap Nunik Indriani, salah seorang pengunjung SLG yang kemarin kebetulan memanfaatkan indahnya warna bunga itu sebagai latar belakang foto.

Menurut perempuan asal Kecamatan Gurah tersebut, mekarnya bunga yang memiliki nama latin handroanthus chrysotrichus tersebut menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi jenis bunga ini tak mekar sepanjang waktu. Hanya musim-musim tertentu saja. Karena itu momentum mekarnya bunga tersebut menjadi waktu yang tak boleh dilewatkan.

“Sengaja ke sini, karena lihat di Instagram kok bagus,” ujarnya.

Memang, saat bunga tabebuya di SLG mekar, selalu menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Banyak masyarakat yang memosting keindahan bunga yang sedang mekar ini. Tak heran jika banyak masyarakat yang penasaran dan berkunjung untuk sekadar berswafoto di bawah pohon.

Kemarin, beberapa pohon sudah terlihat menggugurkan bunganya. Ada juga yang dalam satu pohon hanya bunganya saja yang tumbuh. Sementara daunnya justru meranggas. Tentu saja pemandangan itu jadi kian menarik.

Semakin sore, pengunjung di kawasan yang bunga tabebuyanya mekar semakin banyak. Kawasan itupun semakin ramai. Terlihat mereka itu adalah siswa sekolah yang baru pulang, warga yang jogging, atau mereka yang hanya sekadar duduk di sepanjang trotoar yang memang telah disediakan bangku pengunjung.

Salah satunya, yang sedang menikmati keindahan bunga tabebuya kemarin sore adalah Rosyidatul Al Husna. Siswa SMK Ahmad Yani Gurah itu menyebut bahwa mekarnya bunga tabebuya ini sangat menarik.

“Baru di kawasan SLG melihat bunga seperti ini. Mirip bunga sakura di Jepang,” ujarnya saat ditemui Jawa Pos Radar Kediri.

Sebelumnya, Rosyi mengaku belum pernah melihat tabebuya sebanyak ini. Apalagi mekar secara bersamaan. “Bunganya indah apalagi pas gugur, warnanya juga cerah. Seperti bunga sakura tapi berwarna kuning,” paparnya.

Pengunjung lain, Lilis Anggraini, juga mengakui bahwa tabebuya di SLG tersebut menarik perhatian. Termasuk memberi nuansa baru di Kediri. Apalagi mekarnya bunga tersebut hanya satu tahun tak lebih dari dua kali saja.

Ia pun berharap bunga semacam ini bisa lebih banyak ditanam di beberapa spot. Terutama di jalanan kota. “Kalau bisa warnanya juga lebih beragam,” tambah perempuan 17 tahun itu.

Selama ini bunga tersebut sengaja di tanam di salah satu jalanan kawasan SLG untuk menambah keindahan.  Menurut Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Krisna Setiawan, keberadaan bunga tabebuya di kawasan SLG itu merupakan daya tarik tersendiri. Terlebih ketika sedang bermekaran seperti saat ini.

“Prinsipnya itu (bunga tabebuya, Red) akan menambah keindahan kawasan SLG,” ungkap Krisna saat dihubung Jawa Pos Radar Kediri.

Ia menyampaikan, sejauh ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri juga telah menanam bunga tabebuya di beberapa jalan protokol. Salah satunya di Jalan Soekarno-Hatta, Tepus, Kecamatan Ngasem. Daerah yang berbatasan langsung dengan Kota Kediri. 

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia