Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Nekat Mencuri karena Istri Terlilit Pinjaman

10 September 2019, 10: 40: 13 WIB | editor : Adi Nugroho

Curi

INTEROGASI: Kapolres AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta menanyai M. Ali Masykur, dalam rilis kemarin. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

KERTOSONO, JP Radar Nganjuk-Kenekatan Moch Ali Masykur, 26, harus dibayar mahal. Pria asal Desa Kalianyar, Kertosono itu harus mendekam di tahanan Polsek Kertosono setelah mencuri di rumah Arif Agus Pambudi, 39, saudaranya.

Dalam rilis yang dipimpin Kapolres AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta di Polsek Kertosono kemarin, Ali mengaku nekat mencuri di rumah Arif karena terlilit utang.  “Istri saya banyak utang koperasi, bank titil setiap hari datang untuk menagih,” akunya.

Total utang istrinya di koperasi mencapai Rp 5 juta. Pria yang hanya bekerja serabutan itu pun kelimpungan. Penghasilannya tak cukup untuk membayar utang yang ditagih hampir setiap hari.

Karena sudah kepepet tidak punya penghasilan, Ali nekat membobol rumah Arif yang sedang kosong karena ditinggal pergi ke Trenggalek pada 7 Maret lalu. Dengan memanjat pagar tembok, Ali lantas masuk ke dalam rumah dengan mencongkel jendela.

Begitu berhasil masuk ke dalam rumah, dia menggunakan lampu senter ponsel untuk mencari barang berharga. Lemari di dalam kamar jadi sasarannya. Setelah mengobrak-abrik lemari, dia berhasil menemukan kalung, liontin dan gelang.

Tidak hanya itu, Ali juga membawa kabur uang senilai 1,49 juta dan dua BPKB motor serta satu BPKB mobil. Aksi kejahatan yang dilakukan Ali ini diketahui oleh Arif saat jatuh tempo gadai. “Petugas koperasi simpan pinjam mendatangi alamat sesuai dengan BPKB motor untuk menagih,” ujar Kapolres AKBP Dewa Nyoman Nanta Wiranta.

Menyadari BPKB motornya digadaikan oleh Ali, korban langsung melapor ke polisi. Tak menunggu waktu lama, Ali langsung ditangkap polisi di rumahnya pada akhir Agustus lalu.

Di depan polisi, Ali mengaku tidak hanya menggadaikan BPKB motor Honda Beat miliknya. Melainkan juga menggadaikan semua perhiasan yang dicurinya. Total Ali bisa mendapatkan uang Rp 6,5 juta.

Uang jutaan rupiah itu sebagian digunakan untuk membayar utang. Sisanya, habis untuk membiayai kebutuhan sehari-hari. “Pengakuannya baru melakukan pencurian sekali,” beber AKBP Dewa sembari memerintahkan penyidik mendalami keterlibatan istrinya.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia