Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Cium Bau Alkohol, Temukan 8 Butir LL

10 September 2019, 10: 21: 32 WIB | editor : Adi Nugroho

Laka

EVAKUASI: Satu unit mobil derek menggeret bus Mira yang terlibat kecelakaan maut dengan mobil Toyota Innova, kemarin. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan maut Toyota Innova vs Mira masih terus didalami oleh Unitlaka Satlantas Polres Nganjuk. Meski demikian, dari temuan di tempat kejadian perkara, muncul dugaan kecelakaan tersebut dipicu pengaruh minuman beralkohol dan narkoba.

Kasatlantas Polres Nganjuk AKP Hegy Renanta menduga remaja yang ada dalam Kijang Innova tersebut sedang mabuk. Hal itu terlihat dari bau mulut Panji Wisnu, 21, sang pengemudi, maupun penumpang lainnya.

“Pada saat petugas melakukan evakuasi, tercium bau alkohol. Ada dugaan mereka habis minum minuman keras,” ujar perwira dengan pangkat tiga balok di pundak ini.

Dugaan tersebut juga diperkuat dari keterangan petugas kesehatan yang turut menangani kasus ini. “Petugas kesehatan juga bilang kepada kami kalau tercium bau alkohol,” lanjut pria yang menjabat kasatlantas sejak Agustus lalu itu.

Meski demikian, Hegy mengaku belum bisa memastikan apakah penyebab kecelakaan tersebut lantaran mereka dalam kondisi mabuk. Polisi, jelasnya, masih harus memastikan dengan melakukan uji darah dari para korban.

“Kami melakukan uji laboratorium untuk mengetahui hasilnya seperti apa. Apakah positif mengonsumsi alkohol atau tidak,” tandas polisi yang pernah bertugas di Polres Banyuasin, Sumsel tersebut.

Sementara itu, tak hanya akibat pengaruh miras, polisi juga menduga penumpang mobil Toyota Innova mengonsumsi narkoba. Hal tersebut diperkuat dengan temuan delapan butir pil dobel L di pintu samping kiri, depan atau dekat tempat duduk Tohir Rohjana. “Pil LL sudah diamankan,” ujar sumber koran ini yang mewanti-wanti agar namanya tak dikorankan.

Masih menurut sumber tersebut, Tohir, satu-satunya korban selamat dari kecelakaan itu, diduga terlibat jaringan peredaran dobel L. “Tadi (kemarin, Red) sudah dites urine. Positif atau tidak, menunggu hasilnya,” terang sumber tersebut.  

Dikonfirmasi terkait adanya pil dobel L di mobil Toyota Innova, Kanitlaka Ipda Sugino belum mau membeberkan dengan jelas. “Kemungkinan yang mengemudi juga sedang mengonsumsi pil dobel L,” aku Gino sembari menyebut satlantas bersama tim Polda Jatim masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia