Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Jual Teman Sendiri, Muncikari Cewek Dituntut 1 Tahun Penjara

06 September 2019, 18: 36: 51 WIB | editor : Adi Nugroho

muncikari abg

MENYESAL: RU keluar dari ruang Candra setelah mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Kota Kediri, kemarin. (Dwiyan - radarkediri.id)

Share this          

MOJOROTO, JP Radar Kediri– Disidang di Pengadilan Negeri (PN) Kota Kediri, RU, 18, terdakwa kasus prostitusi anak, mengaku menyesal. Dituntut satu tahun penjara, perempuan asal Pare ini tak mengajukan pleidoi. Pada majelis hakim ia meminta keringanan hukuman.

Kemarin, persidangan di ruang Candra digelar tertutup. RU berjanji tidak mengulangi perbuatannya. “Dalam persidangan, terdakwa hanya menyampaikan minta keringanan hukuman,” ungkap pegawai PN Kota Kediri yang tak mau dikorankan.

Meski begitu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Munir Supriyadi yang sebelumnya menuntut satu tahun penjara bersikukuh dengan tuntutannya. Setelah mendengar pernyataan terdakwa dan tanggapan JPU, majelis hakim yang diketuai Dwi Melaningsih menunda persidangan. Selanjutnya, persidangan akan dilangsungkan minggu depan dengan agenda pembacaan putusan.

Informasi Jawa Pos Radar Kediri, kasus terjadi Mei 2019. RU transaksi dengan satu pelanggan. Ia bertindak sebagai muncikari dan menawarkan VA, 16, temannya sendiri, asal Pare. Tetapi belum sempat bertemu, polisi terburu menangkapnya.

Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang mengetahui ada praktik prostitusi di sebuah hotel. Saat digerebek, RU bersama VA. Petugas mengamankan uang Rp 400 ribu, dua gawai merek Vivo milik RU dan gawai merek Xiaomi milik VA. Selain itu, satu pak alat kontrasepsi disita.

Dalam gawai terdapat percakapan transaksi RU dengan pelanggannya. Akibat perbuatannya, RU dijerat pasal 88 UU Nomor 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

Sementara itu, JPU Munir menyatakan, tetap pada tuntutannya. Namun ia enggan berkomentar lebih jauh. “Nunggu putusannya saja Mas,” katanya.  

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia