Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Ekonomi

Memanfaatkan Lahan Sempit dengan Tanaman Hidroponik

Cocok untuk Area Perkotaan

04 September 2019, 18: 06: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

sawi

ORGANIK: Panen sawi Pakcoy dari metode hidroponik di area BPP Pare. (SUNANDAR for radarkediri.id)

Share this          

Kini lahan sempit sudah tidak menjadi hambatan. Menggunakan metode hidroponik, bisa menghasilkan aneka tanaman yang sehat tanpa pestisida. Praktis dan mudah karena memanfaatkan air tanpa menggunakan tanah.

Hidroponik sendiri merupakan salah satu cara menanam tanpa menggunakan tanah. Media utama yang digunakan adalah pipa plastik. Meskipun di tanam di dalam air, metode ini tidak membutuhkan banyak air. Sehingga penanaman hidroponik ini sangat cocok di lokasi yang memiliki pasokan air yang minim.

“Tidak hanya memenfatkan lahan yang kecil, namun juga penggunaaan air,” terang Penyuluh Pertanian Lapang (PPL) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri dan Asesor Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hidroponik Sunandar

Karena alasan biaya awal pembuatan mahal, warga semula enggan melakukan penanaman dengan metode hidroponik. Namun setelah melihat hasil tanaman hidroponik yang dibuat oleh Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Kecamatan Pare, akhirnya warga tertarik.

Mulai tahun 2018, dua warga Kecamatan Pare menanam sayuran organik dengan konsep hidroponik. “Bahkan warga yang semula enggan, kini sudah dipesan sebelum panen,” imbuhnya. Keduanya adalah Anjik Wibowo dan Sofyan, yang merupakan warga Desa Darungan, Kecamatan Pare.

Saat ini, terdapat beberapa jenis sayuran hidroponik yang ditanam. Mulai dari pakcoy, salada air, kale, hingga buncis. Tanaman tersebut dibudidayakan di lubang talang pipa yang dialiri secara terus-menerus.

Namun dari beberapa tanaman tersebut, paling banyak dikonsumsi masyarakat adalah pakcoy. Sementara itu, untuk kale kebanyakan dipesan oleh masyarakat caines.

Tanaman hidroponik, ini memang tergolong tanaman bersih. Untuk merawat tanaman tidak menggunakan pestisida. Hal tersebut membuat tanaman hidroponik banyak memiliki manfaat.

Selain terhindar dari pestisida, ternyata dengan cara penanaman hidroponik dapat meningkatkan kualitas dan hasil produksi tanaman.  “Jadi pada sayuram, tidak terdapat lubang-lubang karena ulat,” jelas Sunandar.

Dengan menggunakan lahan seadanya, sayuran warga dapat memiliki kandungan yang maksimal. Selain itu, pemesanan sayur hidroponik sangatlah banyak. Untuk ke depannya, ia ingin meningkatkan hasil panen. Sehingga yang semula melakukan pengiriman setiap bulan, bisa dikirim tiap hari.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia