Rabu, 13 Nov 2019
radarkediri
icon featured
PERSIK KEDIRI

Dampak Kerusuhan Suporter di Kediri: 3 Mobil dan Puluhan Motor Hancur

03 September 2019, 17: 48: 35 WIB | editor : Adi Nugroho

suporter persik psim rusuh

DIAMANKAN: Massa menunggu di depan gerbang Tirtayasa Park, tempat polisi mengisolasi suporter PSIM. (Dwiyan - radarkediri.id)

Share this          

KEDIRI - Aksi rusuh suporter PSIM dan Persik berlangsung hingga tengah malam tadi. Sekitar pukul 23.30 kerusuhan masih belum mereda. Polisi masih berusaha mengisolasi suporter PSIM di dalam lapangan Tirtoyoso. Sementara, ratusan Persikmania menunggu mereka di luar pagar.

Upaya untuk meredam kemarahan Persikmania dilakukan polisi dan para tokoh. Termasuk Kapolres Kediri Kota AKBP Anthon Haryadi dan Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar yang turun langsung.  “Kami terus menetralisir kedua belah suporter, serta mengevakuasi suporter yang terjatuh akibat pelemparan,” ungkap Kapolres AKBP Anthon Haryadi.

Kerusuhan tadi malam termasuk sangat parah. Selain korban luka-luka, kerugian material sangat besar. Setidaknya, tiga mobil rusak karena dihancurkan oleh massa. Mobil-mobil itu merupakan milik suporter PSIM yang terparkir di halaman SMK Brawijaya. Mobil-mobil itu dalam posisi terbalik dengan kondisi bodi hancur dan kaca pecah.

mobil terbalik persik rusuh

TERBALIK: Salah satu mobil yang terdampak kerusuhan. (Dwiyan - radarkediri.id)

Selain itu, puluhan motor juga rusak. Motor-motor itu mayoritas juga milik suporter PSIM yang terparkir di halaman Tirtayasa Park.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar kediri, ada sekitar dua petugas dari kepolisian, 15 suporter persik, dan 7 suporter PSIM harus dievakuasi di RS Bhayangkara Kota Kediri.

“Saat ini suporter PSIM masih kami amankan di Tirtoyoso Park untuk menghindari kontak fisik kedua belah suporter,” terangnya.

Akibatnya, puluhan motor dan beberapa mobil mengalami kerusakan yang cukup parah. Mobil tersebut adalah Daihatsu Avansa dengan nopol AB 1681 JF, AD 8736 DK, dan AB 1507 AF mengalami kerusakan.

“Saat ini kami amankan STNK dan mobil yang rusak,” ungkap Bhabinsa Kelurahan Banjaran Sersan Urip.

Sementara itu, pemain PSIM juga terjebak di Stadion Brawijaya hingga pukul 23.30. Mereka kemudian dievakuasi dengan mobil rantis milik polisi.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia