Selasa, 19 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Mabuk, Hantam Truk, Dua Pengendara Motor Tewas di Kediri

28 Agustus 2019, 14: 41: 03 WIB | editor : Adi Nugroho

Malam Maut di Wonojoyo

Malam Maut di Wonojoyo (Sahrul Mubarok - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Kecelakaan dengan korban tewas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Kali ini melibatkan pengendara motor dengan truk bermuatan pasir. Dua pengendara motor langsung meninggal akibat menabrak bagian truk dengan sangat keras.

Kecelakaan yang terjadi Senin (26/8) sekitar pukul 23.45 WIB itu melengkapi dua kecelakaan maut yang terjadi hari itu. Sebelumnya, diberitakan kemarin, kecelakaan juga terjadi Senin dini hari di dua tempat berbeda. Yaitu di Jembatan Wijayakusuma, Desa Bangle, Kecamatan Ngadiluwih, dan di Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo. Dua korban meninggal di dua kecelakaan itu. Berarti, dalam seharian itu ada empat korban meninggal dalam kecelakaan.

Kecelakaan terakhir terjadi di Desa Wonojoyo, Kecamatan Gurah. Tepat di depan Gereja Antonius. Dua orang yang meninggal adalah pengendara motor Honda Scoopy bernopol S 42627 HAE, Aminudin Thurmudi, 24, dan Mujtainul Fahrun Nissak, 25. Keduanya adalah warga Desa Mojoanyar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

kecelakaan gurah

RINGSEK: Anggota Unit Laka Lantas Polres Kediri menunjukkan sepeda motor yang rusak setelah terlibat kecelakaan dengan truk pasir, kemarin (27/8). (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Ironisnya, dua pengendara motor itu diduga tengah mabuk saat melaju kencang. Itu bisa dilihat dari gaya mengendarai yang tak normal. Motor melaju zigzag dan melewati marka jalan. Selain itu, saat evakuasi korban ditemukan botol bekas kemasan air mineral yang berisi miras. Itu diketahui dari baunya yang menyengat.

“Waktu diamankan, botol minuman itu ada di motor. Warga yang menolong juga mencium bau menyengat dari minuman beralkohol,” terang sopir truk pasir yang ditabrak korban, Aditya Bramastha, 25, warga Desa Karangan, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

Soal indikasi pengemudi mabuk itu tidak dibantah oleh polisi. Kasihumas Polsek Gurah Aipda Yulianto mengiyakan bila ada indikasi dua pengendara motor itu dalam kondisi terpengaruh alkohol.

“Iya, saat kejadian memang ditemukan botol (tempat minuman keras),” terang Aipda Yulianto.

Selain itu, sopir truk mengaku telah menyalakan lampu dim (lampu jarak jauh) saat melihat laju motor yang mengarah ke truknya. Tujuannya untuk mengingatkan pengendara bahwa ada kendaraan di depannya. Sayang, menurut Adit, dua pengendara itu tak mengindahkan. Sehingga kecelakaan tetap terjadi.

Saat kejadian truk yang disopiri Adit tengah dalam perjalanan menuju Trenggalek. Truk bernopol L 8867 UD bermuatan pasir. Sang sopir mengaku melaju tak terlalu kencang karena muatan truknya berat.

“Saya melaju dengan kecepatan 25 hingga 30 kilometer per jam,” akunya saat ditemui di kantor Unit Laka Lantas Polres Kediri kemarin.

Sesampainya dilokasi kejadian, dari arah yang berlawanan sedang melaju sepeda motor Honda Scopy. Sepeda motor dengan nomor polisi S 42627 HAE, sedang dikendarai oleh Aminudin.

“Sepeda motor saat itu tengah melaju dengan kecepatan tinggi,” imbuhnya.

Saat tiba di lokasi kejadian, Adit mengaku melihat motor yang melaju kencang ke arahnya. Laju motor itu tak normal. Jalannya zigzag dan lebih condong ke arah lajur kanan. Persis mengarah ke truknya.

“Melihat tersebut, saya memberi tanda menggunakan lampu,” ungkap Aditya.

Menurutnya motor yang dikendarai Aminuddin itu justru melaju semakin kencang tak terkendali. Juga semakin ke kanan. Kecelakaan tidak terhindarkan.

Kerasnya benturan, menyebakan Aminudin, dan Mujtainul terpental bersama dengan sepeda motornya. Sementara itu, sopir truk langsung banting setir ke kanan. Kemudian berhenti dengan posisi melintang.

“Kerasnya benturan, menyebabkan korban langsung meninggal di lokasi kejadian,” terang Yulianto.

Petugas yang datang ke lokasi kejadian segera membawa jenazah Aminudin dan Mujtainul ke RS Bhayangkara. Sementara itu, untuk proses selanjutnya kejadian tersebut langsung dilimpahkan ke Laka Lantas Polres Kediri. “Barang bukti sepeda motor diamankan di sini. Sedangkan truk ditempatkan di Polsek Kandat,” jelas Kanit Laka Lantas Polres Kediri Ipda Agung. Truk ditempatkan di Polsek Kandat karena lokasi Polsek Gurah tak bisa menampung.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia