Senin, 16 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Tatit Berpeluang Jadi Ketua Dewan Sementara

Jembatani Pembentukan Alat Kelengkapan DPRD

24 Agustus 2019, 11: 56: 22 WIB | editor : Adi Nugroho

DPRD

(Andika Attar - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk-Setelah dilantik pada 30 Agustus nanti, anggota DPRD Nganjuk periode 2019-2024 akan dipimpin oleh ketua sementara. Posisi tersebut kemungkinan besar akan diduduki oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Tatit Heru Tjahjanto. Menyusul kemenangan partainya dalam pemilihan legislatif (pileg) April lalu.

Untuk diketahui, tugas ketua sementara adalah menjembatani pembentukan alat kelengkapan dewan setelah resmi dilantik. Seperti jabatan ketua dewan yang merupakan jatah parpol pemenang pemilu, posisi ketua sementara juga berpatokan pada hasil pemilu.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Nganjuk Marianto yang dikonfirmasi tentang hal ini tak mengelak. Menurutnya, peluang Tatit untuk menjabat ketua sementara sangat besar. Alasannya, selain rekam jejaknya, struktur kepartaian juga mendukung. “Secara stuktur beliau yang paling tinggi,” ujarnya

Lebih jauh Marianto menuturkan, suara dari internal partai juga setuju jika Tatit menjabat ketua sementara DPRD. Apalagi, Tatit juga hampir dipastikan akan menjabat ketua DPRD periode 2019-2024. “Ketua definitif juga,” lanjutnya.

Meski seperti namanya, posisi ketua sementara tak akan berlangsung lama, menurut Marianto jabatan tersebut tetap strategis. Sebab, ketua sementara akan mengoordinasikan pembentukan alat kelengkapan dewan. “Jadi memimpin selama masa transisi. Sekaligus membentuk alat kelengkapan dewan,” bebernya.

Terpisah, Kasubbag Dokumentasi dan Informasi DPRD Nganjuk Slamet mengatakan hal serupa. Menurutnya, posisi jabatan ketua sementara merupakan hak internal partai pemenang pemilu. “Siapa pun yang ditunjuk sebagai ketua dewan sementara merupakan hak internal dari partai pemenang,” urainya.

Slamet melanjutkan, tugas pembentukan alat kelengkapan dewan tidaklah ringan. Sebab, berbagai jenis alat kelengkapan dewan harus dituntaskan. Mulai komisi di DPRD yang berjumlah empat.

Ketua sementara juga harus membentuk badan di DPRD yang berjumlah empat. Yaitu, badan anggaran, badan kehormatan, badan musyawarah dan badan legislasi. “Bahkan pimpinan dewan pun termasuk dalam alat kelengkapan DPRD. Mulai dari ketua dewan dan wakil yang ada tiga orang,” terang Slamet.

Lebih lanjut, menurut Slamet alat kelengkapan dewan diprediksi akan terbentuk pada pertengahan September depan. “Setelah dilakukan pelantikan, biasanya alat kelengkapan dewan akan langsung disusun bersama-sama (antarfraksi di DPRD, Red),” pungkas Slamet.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia