Selasa, 21 Jan 2020
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Si Jago Merah Lalap Dua Rumah di Gampengrejo

Butuh Empat Mobil PMK untuk Padamkan Api

22 Agustus 2019, 18: 02: 01 WIB | editor : Adi Nugroho

kebakaran rumah

DI ANTARA PUING : Anggota PMK Kota Kediri melakukan pembasahan untuk memastikan api yang membakar dua rumah di Jongbiru, Gampengrejo, kemarin (21/8) benar-benar padam. (Habibah Anisa - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN , JP Radar Kediri – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaen Kediri. Kali ini si jago merah bahkan membakar dua rumah warga Desa Jongbiru, Kecamatan Gampengrejo, sekaligus. Kerugian pun diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Dua rumah yang terbakar itu adalah milik Dasri, 58, dan Eni Atik Rohman, 40. Namun, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah Dasri. Itu diperkuat dengan fakta kerusakan paling parah terjadi di rumah yang juga menjadi warung makan ini.

Yang pertama kali melihat kebakaran adalah Agustina, 27, yang juga keponakan Dasri. “Ketika sedang mencuci piring saksi melihat api sudah dalam keadaan besar,” terang Wakapolsek Gampengrejo Iptu Budi Lartono.

kebakaran

DIAMANKAN: Garis polisi yang dipasang di rumah yang terbakar. (Habibah A. Muktiara - radarkediri.id)

Menurut keterangan Agustina, api terlihat berasal dari kamar tidur. Sontak, wanita tersebut berteriak minta tolong. Teriakan itulah yang mengundang warga sekitar segera mendatangi lokasi. Warga pun bahu-membahu berusaha memadamkan api. Dengan peralatan seadanya mereka berusaha mencegah api menjalar ke mana-mana. Maklum, pemukiman tersebut tergolong padat. Antar-rumah saling berdempetan. Sehingga api rentan merembet ke rumah-rumah di sekitarnya.

Untungnya lagi, lokasi kebakaran berada tak jauh dari lokasi pabrik rokok PT Gudang Garam Tbk. Karena itu, lima belas berselang dua kendaraan PMK dari perusahaan tersebut datang. Keduanya segera menyiramkan air agar api segera padam.

Upaya dua unit mobil PMK dari PT Gudang Garam Tbk itu kemudian segera mendapat bantuan. Menyusul datangnya dua unit mobil PMK lagi. Namun, kali ini milik Pemkot Kediri.

“Dengan empat mobil pemadam kebakaran itu api dengan cepat bisa dipadamkan,” terang Budi.

Sementara itu, diperoleh keterangan bahwa para pemilik rumah yang terbakar itu sedang tidak ada di tempat ketika kejadian berlangsung. Darsi pergi meninggalkan rumahnya pagi sebelum kejadian. Tujuannya berbelanja di toko yang masih berada di desanya. Saat ditinggal, sebenarnya kompor sudah dalam keadaan mati. Hanya, colokan listrik dari kipas angin masih menempel di stop kontak yang ada di tembok.

Sementara itu, rumah Agustina juga dalam keadaan kosong. “Saya saat itu sedang jenguk anak saya di rumah sakit.  Sementara suami (saya) sedang mengantar alat (musik) di wilayah pare,” terang Agustina, yang masih kerabat Dasri ini.

Rumah Agustina sendiri sekaligus menjadi tempat persewaan alat-alat musik. Karena itu, di dalam rumah tersebut banyak tersimpan alat musik seperti drum dan lainnya. Nah, meskipun rumahnya tak terlalu parah terbakar, justru kerugian terbesar adalah hangusnya alat-alat musik tersebut. Juga hampir seluruh perabotannya juga ludes dilalap api.

“Hangus semua, peralatan musik rusak tidak tersisa,” keluhnya.

Ketika ditanyai mengenai berapa kerugian yang di alami, Agustina masih belum bisa menafsirkan. Karena setiap alat musik, memiliki harga yang berbeda-beda. Namun, dia memperkirakan kerugian yang diderita bisa mencapai Rp 50 juta. Bahkan lebih. Apalagi dia belum bisa menghitung berapa alat musik yang hangus tersebut karena sebagian masih disewa orang.

Sementara itu, berdasarkan penyelidikan tim Inafis Polres Kediri kebakaran diduga dari korsleting listrik. Barang bukti berupa kerangka kipas angin, kayu kerangka rumah, dan stafol diamankan di mapolsek.

Selain itu, saat proses pemadaman api lalu lintas di sekitar lokasi kebakaran sempat mengalami kemacetan. Selain berada di jalur padat, dua rumah yang terbakar itu berada di dekat traffict light.  

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2020 PT Jawa Pos Group Multimedia