Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik
HAJI

Di Makkah, Jamaah Haji Umrah Sunah

16 Agustus 2019, 18: 46: 27 WIB | editor : Adi Nugroho

haji

UMRAH SUNAH: Jamaah haji asal Nganjul selesai melakukan lempar jumrah. Kini mereka tinggal menunggu kepulangan sembari umrah sunah. (Kemenag Nganjuk - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk - Calon jamaah haji (CJH) dari Kabupaten Nganjuk telah berada di Makkah sejak Rabu (14/8) lalu. Sesuai jadwal, jamaah haji kelompok terbang (kloter) 40 akan tetap berada di sana hingga jadwal pulang. Sedangkan jamaah haji dari kloter 41 akan bergeser menuju Madinah.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Nganjuk Mohammad Afif Fauzi mengatakan, selama di Makkah para jamaah melaksanakan beberapa kegiatan. Antara lain, umrah sunah dan itikaf di masjid.

Bahkan, beberapa jamaah melaksanakan umrah sunah berulang kali. Kebanyakan memilih memanfaatkan kesempatan tersebut selama masih di Makkah. “Apalagi kalau jamaah sedang dalam kondisi yang sehat. Semangat untuk beribadahnya juga tinggi,” ujar Afif.

Untuk jamaah kloter 40, menurut Afif akan berada di Makkah selama sekitar dua minggu. Selanjutnya, mereka akan terbang menuju tanah air untuk kembali berkumpul dengan keluarga pada Minggu (1/9) nanti.

Sesuai rencana, ratusan jamaah kloter 40 akan mendarat di Bandara Juanda pukul 00.30 dini hari. Sekitar pukul 05.30 mereka sudah tiba di pendapa Pemkab Nganjuk.

Adapun jamaah kloter 41 akan berada di Makkah hingga Rabu (21/8). Selebihnya, mereka akan bergeser menuju Madinah. Di sana, jamaah akan melaksanakan ibadah Arbain atau salat lima waktu berturut-turut sebanyak 40 kali di Masjid Nabawi.

Jamaah kloter 41 akan tinggal di tanah yang sekaligus menjadi makam Nabi Muhammad SAW ini selama delapan hari. Selanjutnya, mereka pulang ke tanah air pada Jumat (30/8).

Dengan jadwal tersebut, jamaah haji kloter 41 akan pulang ke tanah air lebih dulu dibanding kloter 40. “Berangkatnya (ke Tanah Suci, Red) duluan kloter 40. Tetapi yang sampai sini (Nganjuk, Red) duluan justru kloter 41,” celetuknya.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia