Sabtu, 21 Sep 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Kerjakan Peninggian Jalan di Perempatan Candirejo

Gunakan Separo Jalur untuk Lalu Lintas Kediri

16 Agustus 2019, 14: 13: 55 WIB | editor : Adi Nugroho

perbaikan jalan

BERGANTIAN: Masyarakat yang melewati perempatan Candirejo harus rela antre menyusul pengoperasian satu jalur di sana akibat proyek peninggian jalan sejak seminggu lalu. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK, JP Radar Nganjuk – Arus lalu lintas di perempatan Candirejo, Kecamatan Loceret, bakal terganggu dalam seminggu ke depan. Ini menyusul pengerukan jalan di jalur Kediri-Nganjuk sejak beberapa hari lalu. Akibatnya, hanya satu jalur saja yang bisa digunakan untuk lalu lintas kendaraan antarkabupaten itu.

              Pembantu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jembatan dan Jalan Pemprov Jatim Wilayah Kediri di Nganjuk Sukaji mengatakan, progres proyek senilai Rp 8,32 miliar itu sudah lebih dari 50 persen. PT Mitra Utama Raya dari Banyuwangi selaku rekanan saat ini mengerjakan penebalan jalan sekitar 30 sentimeter. “Sudah mulai penebalan,” ujar Sukaji.

              Dengan penebalan tersebut, jalan dari Desa Balongrejo, Berbek sampai perempatan Candirejo, Loceret semakin tinggi. Makanya, Sukaji mengungkapkan, perlu ada penyesuaian tinggi jalan di sekitar perempatan. “Tingginya harus sama 30 sentimeter,” lanjutnya.

              Sekitar seminggu lalu, rekanan mulai melakukan pengerukan jalan di sekitar perempatan Candirejo. Saat ini, pengerukan dilakukan di sisi timur. Akibatnya, jalur dibuat buka-tutup. Sehingga kendaraan dari utara (Nganjuk) maupun selatan (Kediri) harus bergantian saat melintas.

              Sukaji menjelaskan, bagian jalan yang ditinggikan di sekitar perempatan meliputi sisi utara, selatan dan timur. Untuk sisi utara dan selatan, panjangnya masing-masing sekitar 50 meter. “Untuk timur lebih pendek, karena jalan kecil,”terangnya.

              Sesuai target, beber Sukaji, pengerjaan peninggian badan jalan di sana bisa tuntas dua minggu ke depan. “Mudah-mudahan tidak ada kendala. Sehingga proyek selesai tepat waktu,” harapnya.

              Untuk diketahui, selama proyek peningkatan jalan Guyangan-Candirejo berlangsung, jalur tersebut ditutup total. Kendaraan dari arah Kediri atau Madiun bisa mengambil jalur alternatif melalui Berbek. Selain itu, kendaraan juga bisa lewat Kertosono. Makanya, di perempatan Semampir, Kota Kediri, pemprov memberikan tanda rambu pengalihan arus lalu lintas.

              Alternatif lain adalah kendaraan melintas di Desa Sukorejo. Dari sana, tembus ke Desa Tanjungrejo, Kecamatan Loceret dan Jl Mastrip, Nganjuk, kemudian masuk ke ringroad.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia