Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Perbaikan Rel KA Picu Kemacetan Lalu Lintas

Antrean Kendaraan Mengular hingga 4 Kilometer

14 Agustus 2019, 17: 09: 26 WIB | editor : Adi Nugroho

perbaikan rel

MENGULAR: Antrean kendaraan memanjang hingga empat kilometer akibat penutupan separo pintu perlintasan KA di Baron, kemarin sore. (Rekian - radarkediri.id)

Share this          

BARON, JP Radar Nganjuk-Perbaikan rel kereta api di pintu perlintasan Desa/Kecamatan Baron kemarin siang, memicu kemacetan. Penutupan separo pintu perlintasan KA membuat arus lalu lintas tersendat. Akibatnya, antrean kendaraan mengular hingga empat kilometer.

          Penutupan separo pintu perlintasan itu dilakukan karena sebagian jalan di sana dibongkar. Karenanya, agar tidak mengganggu pekerjaan, pintu perlintasan ditutup sebagian. Akibatnya, kendaraan harus melintas secara bergantian.

Humas PT KAI DAOP VII Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan, PT KAI terpaksa membongkar bantalan rel karena kondisinya sudah tidak normal. “Karena itu kami harus melakukan normalisasi,” ujar Ixfan.

          Penutupan separo pintu perlintasan, lanjut Ixfan, dilakukan agar tidak menimbulkan kecelakaan. Setelah rel tersebut dibongkar dan diperbaiki, pihaknya akan melakukan pengurukan yang sifatnya sementara saja.

Setelah diuruk, rel akan ditunggu sampai stabil. Selanjutnya, PT KAI akan melakukan pengaspalan agar jalur nasional itu kembali mulus. “Ya terakhir nanti akan dilakukan pengaspalan,” terangnya.

          Ixfan menambahkan, perbaikan tersebut merupakan kegiatan rutin alias perawatan rel KA. Meski berdampak kemacetan di dekat lokasi, menurut Ixfan perbaikan tidak berdampak pada jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api.

          Pantauan koran ini, kemacetan mulai terjadi di sana sejak sekitar pukul 10.00, kemarin. Sebelumnya, kendaraan yang mengantre di dekat perlintasan hanya mencapai ratusan meter. Tetapi, siang hari antrean kendaraan sudah mengular.

          Kemacetan semakin parah sekitar pukul 16.00 kemarin. Antrean didominasi truk dan truk gandeng pengangkut barang lintas daerah. Kemacetan terparah terjadi di arah Surabaya-Madiun. Kendaraan dari perempatan lampu merah Baron hingga pintu perlintasan hanya bisa melaju 10 kilometer per jam.

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia