Minggu, 18 Aug 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Info Haji: Usai Wukuf, Geser ke Muzdalifah

11 Agustus 2019, 12: 19: 00 WIB | editor : Adi Nugroho

haji kediri

ISTIRAHAT: Suasana bermalam jamaah saat berada di tenda Arafah pada Jumat (9/8). (AZIES OETSMAN for radarkediri.id)

Share this          

MAKKAH, JP Radar Kediri - Calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Kediri bermalam di tenda Arafah sejak Jumat (8/9) malam. Ratusan jamaah tersebut itu mulai melaksanakan ibadah Wukuf selepas salat duhur, kemarin waktu setempat.

Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, kondisi jamaah dikabarkan dalam kondisi yang baik. Bahkan beberapa jamaah yang sebelumnya menggunakan kursi roda pun dapat beribadah dengan lancar. Relatif tanpa ada halangan atau kendala yang berarti.

“Jamaah yang memakai kursi roda semuanya dapat mengikuti rombongan dengan aman dan lancar,” ungkap Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) kloter 36 Kabupaten Kediri Aziez Oetsman melalui pesan singkat WhatsApp, kemarin.

Waktu pelaksanaan ibadah Wukuf dimulai selepas Duhur hingga sehabis waktu Asar di Arofah. Menurut keterangan Aziez, ibadah ini merupakan puncak haji yang harus diikuti oleh seluruh CJH. Kegiatan wukuf dimulai dengan khutbah wukuf yang dilakukan di dalam tenda masing-masing jamaah.

“Sebelum masuk waktu salat Magrib, jamaah pun bergeser menuju Muzdalifah,” imbuh Aziez dalam pesannya. Dalam perjalanan itu jamaah menumpang bus.

Muzdalifah adalah daerah terbuka yang terletak antara Makkah dan Mina. Muzdalifah pun merupakan tempat jamaah haji diperintahkan untuk singgah dan bermalam setelah bertolak dari Arafah.

Muzdalifah terletak di antara Ma’zamain atau dua jalan yang memisahkan dua gunung yang saling berhadapan. Yakni Arafah dan lembah Muhassir. Luas Muzdalifah sekitar 12,25 kilometer persegi.

“Setelah itu, jamaah mulai bergerak menuju Mina,” tandas pria asal Nganjuk itu.

Sementara itu, pada saat bermalam di tenda Arafah kemarin, para jamaah dapat melakukan beberapa kegiatan sendiri-sendiri. Selain beristirahat dan langsung tidut, ada pula beberapa jamaah yang memanfaatkan waktu untuk terus beribadah. Seperti halnya berzikir dan berdoa.

“Ada pula jamaah yang berdiskusi dan berdialog perihal ibadah haji. Ada pula jamaah yang berkeliling mengunjungi tenda-tenda daerah lain. Yakni untuk memperluas pergaulan dan pengalaman,” ungkap Aziez.

Untuk diketahui, sebelum ini beberapa CJH ada yang  mengikuti ibadah tarwiyah. Mereka mulai berangkat dari hotelnya pukul 17.00 waktu setempat menuju Minna pada Kamis (8/8). Mereka berangkat lebih awal dengan pertimbangan padatnya transportasi dari Makkah menuju Minna.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia