Rabu, 11 Dec 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

ABG Terlibat Kasus Edar Pil Dobel L

11 Agustus 2019, 11: 50: 43 WIB | editor : Adi Nugroho

dobel polres kediri

TIDAK BERKUTIK: Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan tersangka pengedar pil dobel L di kantornya. (POLRES KEDIRI for radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri – Satresnarkoba Polres Kediri mengamankan kawanan tersangka pengedar sediaan farmasi jenis pil dobel L tanpa izin. Lima ditangkap. Ironisnya, satu di antaranya masih anak baru gede (ABG) berusia 17 tahun. Dia berinisial AY, 17, asal Kecamatan Pare.

    Dari tangan remaja ini, polisi menyita sebanyak 90 butir pil koplo. “Salah satu tersangka yang kami amankan memang masih anak di bawah umur,” terang Ipda Nalsukan, Paur Mintu Satresnarkoba Polres Kediri, kemarin (9/8).

Sedangkan, empat lainnya adalah Enggal Pasetyo, 26, warga Desa Tertek, Kecamatan Pare; Nofia Witanto, 23, warga Desa Selodono, Kecamatan Kandat; Arda Habibi, 23, warga Desa Jemekan, Kecamatan Ringinrejo; dan Wildan Ridho, 21, warga Desa Gedangsewu, Kecamatan Pare.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan, Nalsukan mengatakan, kelima tersangka memiliki peran yang sama. Mereka merupakan pengedar pil dobel L. “Total barang bukti yang diamankan sebanyak 3.395 butir pil dobel L,” ungkapnya.

Khusus untuk AY yang masih di bawah umur, Nalsukan menjelaskan, tidak dilakukan penahanan. Namun meski begitu, proses hukumnya tetap berjalan. Hingga kemarin, AY masih dimintai keterangan oleh penyelidik.

Menurut Nalsukan, kelima tersangka diamankan di lokasi yang berbeda-beda. Sebelum dilakukan penangkapan, awalnya petugas mendapatkan informasi atas dugaan peredaran obat keras di wilayah hukum Polres Kediri.

Berbekal informasi itu, satresnarkoba pun melakukan penyelidikan. Hasilnya benar. Kali pertama, polisi mengamankan Enggal. Ketika ditangkap, dari tangan laki-laki kelahiran 1993 itu disita barang bukti 200 butir pil dobel L.

“Oleh tersangka, barang bukti pil dobel L dibungkus tas kresek warna hitam,” kata Nalsukan.

Setelah mengamankan Enggal, satresnarkoba membekuk Nofia Witanto. Dari tangan tersangka kedua ini disita 1.940 butir pil dobel L. Di waktu hampir bersamaan, petugas mengamankan Arda dan menyita 1.000 butir pil dobel L.

Petugas melakukan pengembangan dan dapat mengamankan AY beserta barang bukti 90 butir pil dobel L. Terakhir, petugas menangkap Wildan dan menyita 165 butir pil dobel L.

“ Saat ini kelima tersangka masih menjalani pemeriksaan di Satresnarkoba Polres Kediri,” urai Nalsukan. 

Menurutnya, pemeriksaan fokus menelusuri dari mana kelimanya mendapatkan sediaan farmasi tersebut. Selain itu, penyidik juga menyelidiki di mana saja mereka mengedarkan pil koplonya.

Akibat perbuatannya, kelima tersangka dijerat pasal 196 Undang Undang (UU) Nomor 36/2009 tentang Kesehatan. Ancaman hukuman pidananya 10 tahun penjara. “Sementara itu, untuk proses selanjutnya barang bukti berupa 3.395 dobel L diamankan di mapolres,” terang Nalsukan.  

Tersangka Kasus Peredaran Pil Koplo

Tersangka                    Barang Bukti

Nofia Witanto                1.940 butir dobel L

Arda Habibi                             1.000 butir dobel L

Eggal Prasetyo               200 butir dobel L

Wildan Ridho                 165 butir dobel L

AY                                 90 butir dobel L

(rk/rq/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia