Minggu, 18 Aug 2019
radarkediri
icon featured
PERSEDIKAB
Persedikab Kediri 3 vs 1 Persikoba Batu

Ngamuk, Bledug Kelud Gulung Tim Elang Putih

11 Agustus 2019, 11: 27: 55 WIB | editor : Adi Nugroho

persedikab kediri

SENGIT: Pemain Persedikab Achmad Rafi (kanan) berduel dengan pemain Persikoba Batu dalam laga perdana Liga 3 Jatim di Stadion Canda Bhirawa, Kelurahan/Kecamatan Pare. (Andhika Attar - radarkediri.id)

Share this          

KABUPATEN, JP Radar Kediri - Persedikab Kediri mengawali Liga 3 Jatim dengan hasil memuaskan, kemarin (9/8) sore. Skuad Bledug Kelud mengamuk saat laga kontra Elang Putih, julukan tim Persikoba Batu. Menang dengan skor 3–1, skuad asuhan Muslim Habibi itu pun meraih poin penuh.

Bermain di depan ratusan suporter sendiri di Stadion Canda Bhirawa, Pare, Bledug Kelud seakan mendapatkan suntikan semangat. Instruksi sang nakhoda agar segera mencetak gol pada menit-menit awal pertandingan berhasil diwujudkan.

“Meskipun terlihat masih gugup karena laga perdana, tetapi gol di menit awal dapat membuat semangat anak-anak meningkat,” ujar Habibi kepada Jawa Pos Radar Kediri seusai pertandingan.

Persedikab Kediri

Persedikab Kediri (radarkediri.id)

M. Miftachul Huda, jenderal lapangan tengah Persedikab, yang pertama menyarangkan bola ke gawang lawan. Sang kiper Persikoba, Surya Rizki Saputra, yang menjaga kebobolan.

Pelanggaran di depan kotak pinalti yang berbuah tendangan bebas sukses dimaksimalkan pemain bernomor punggung 8 tersebut. Imbasnya, Persedikab memimpin jalannya laga pada menit ke-7 babak pertama.

Para pemain seakan bermain kesetanan. Hanya berselang lima menit, gol kedua Persedikab kembali tercipta. Kini giliran Ismail Sholeh yang mencatatkan namanya di papan skor. Pemain bernomor punggung 7 itu mencetak gol dari tendangan bebas. Buah dari pelanggaran yang dilakukan tim lawan. Sayang, hingga turun minum, belum ada gol lagi yang tercipta.

Mendapatkan dua gol dari bola mati, Habibi mengaku, dirinya bersama tim memang sudah sering melatihnya. Tak heran, dua tendangan bebas itu mampu dikonversi menjadi gol. “Kami rutin berlatih untuk set piece bola mati. Setiap peluang memang berusaha kami maksimalkan,” ungkap pelatih muda tersebut.

Babak kedua berjalan, tim Elang Putih mulai terlihat berani memberikan penetrasi ke jantung pertahanan Persedikab. Bermain bola-bola pendek dengan tekanan yang cepat ditampilkan anak asuh Edy Sutrisno tersebut. Hingga akhirnya pada menit ke-51 mereka berhasil mempersempit ketinggalan.

Gol Persikoba Batu tercetak dari titik penalti yang lahir atas pelanggaran pemain belakang Persedikab. Rahmad Arif Rusnadi lah yang menjadi algojo penalti itu. Sayangnya, Kiper Persedikab M. Jaya Kusuma salah menebak arah tendangan lawan. Skor dua-satu, masih untuk keunggulan Persedikab.

“Seharusnya dapat segera diantisipasi arah datangnya bola. Tidak perlu sampai melakukan pelanggaran di dalam kotak penalti. Kami akan bekerja keras lagi pada saat latihan,” tegas Habibi.

Seakan tersentak dengan gol lawan, para penggawa Bledug Kelud meningkatkan ritme permainan. Variasi serangan lebih terlihat. Baik M. Khanafi maupun Ahmad Nur Effendy rajin menyisir dari kedua sisi. Lalu mengirimkan umpan-umpan ke gawang lawan.

Gol pamungkas tercipta setelah beberapa gempuran dilakukan. Yakni memanfaatkan peluang dari sepak pojok. Ricky Febrianto, sang pemain bertahan, berhasil menanduk bola dan menyarangkannya. Skor 3 – 1 pun bertahan hingga Wasit Joan Robi Andrianto meniupkan peluit panjang.

Atas kemenangan tersebut, Habibi mengaku, cukup puas dengan penampilan anak asuhnya. Namun ia merasa masih perlu ada beberapa evaluasi.

 

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia