Minggu, 18 Aug 2019
radarkediri
icon featured
Hukum & Kriminal

Warga Puncu Meninggal gara-gara Pusar Tersengat Lebah

Diserang saat Sedang Mencari Daun Cengkih

11 Agustus 2019, 11: 03: 42 WIB | editor : Adi Nugroho

disengat lebah

NAHAS: Polsek Puncu bersama anggota Inafis Polres Kediri memeriksa korban meninggal tersengat lebah di Desa Margomulyo, Kecamatan Puncu. (POLSEK PUNCU for radarkediri.id)

Share this          

     KABUPATEN, JP Radar Kediri – Kamis sore itu (8/8), Kristiono, 42, tak menyangka maut bakal menjemputnya. Saat mencari daun cengkih, warga Desa/Kecamatan Puncu itu tersengat tawon gong. Gigitan sang lebah di pusar perut berakibat fatal. Kristiono meninggal.

Peristiwa nahas tersebut terjadi di Desa Margomulyo, Kecamatan Puncu.

Kali pertama diketahui oleh Ibun, 32, rekan kerja Kris asal Desa/Kecamatan Sumberjo, Jombang. “Saksi menemukan tubuh korban dalam keadaan tidak bernyawa sekitar pukul 16.00 WIB,” terang Aiptu Jiwo Santoso, kasihumas Polsek Puncu.

Sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 15.00 WIB, Kristiono pergi bekerja bersama dengan Ibun. Keduanya mencari daun cengkih di area Perkebunan Mangli yang berada di Desa Margomulyo, Kecamatan Puncu. “Sebelumnya, mereka mencari daun cengkih di area perkebunan,” kata Santoso.

Namun apesnya, ketika sedang sibuk mencari daun cengkih Kristiono tidak menyadari ada lebah menghampiri. Bahkan tawon gong tersebut sempat menyengat di bagian perutnya.

“Karena kaget dengan sengatan itu, korban refleks langsung memukul. Lebah tersebut mati,” papar Santoso.

Rupanya kejadian yang menimpa Kristiono tidak berakhir di situ. Pasalnya, setelah membunuh seekor lebah tersebut, tidak lama kemudian sekumpulan lebah menyerang. Hewan-hewan penyengat ini mengerubungi Kristiono dan Ibun.

Panik dengan serangan lebah tersebut, keduanya berusaha menghindar degan cara berlari. Saat melarikan diri itulah, Ibun terpisah dengan Kristiono. Setelah terpencar sekitar setengah jam, dia baru menemukan rekannya. Hanya saja, saat itu Kristiono dalam keadaan terkurap. Tubuhnya berada di antara semak-semak. Laki-laki berkaus biru tersebut sudah tidak bernyawa. 

“Melihat kejadian tersebut, saksi langsung mencari pertolongan,” ungkap Santoso.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke mapolsek setempat. Anggota Polsek Puncu bersama anggota Inafis Polres Kediri langsung menuju lokasi kejadian. Karena baru sampai sekitar pukul 18.00 WIB di tempat kejadian perkara (TKP), petugas memerlukan bantuan cahaya untuk menerangi lokasi yang gelap.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, Santoso mengatakan, petugas menemukan sebuah luka bekas sengatan lebah. Luka tersebut ditemukan di bagian perut Kristiono.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar, jenazah korban langsung dikembalikan ke keluarga untuk dilakukan proses pemakaman. Berdasarkan keterangan yang didapatkan koran ini, bukan kali pertama tawon gong menewaskan orang dengan sengatannya. Sebelumnya, pada 30 Januari 2019 silam, seorang warga Desa Gambyok, Kecamatan Grogol juga meninggal karena tersengat lebah.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia