Jumat, 15 Nov 2019
radarkediri
icon featured
Politik

Siapkan Rp 400 Juta untuk Merehab Kantor Satpol PP Baru

Tempati Eks Gedung UPT Dinas Perkim

10 Agustus 2019, 11: 26: 36 WIB | editor : Adi Nugroho

Gedung

DARURAT: Gedung bagian belakang kantor satpol PP kurang layak. Dalam PAK tahun ini mereka mengajukan rehab senilai ratusan juta rupiah. (Anwar Bahar Basalamah - radarkediri.id)

Share this          

NGANJUK–Satpol PP Kabupaten Nganjuk dipastikan menempati kantor baru di Jl Kartini. Setelah pindah awal Juli lalu, mereka mengusulkan rehab gedung di perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. Nilainya sekitar Rp 400 juta.

Kepala Satpol PP Nganjuk Abdul Wakid mengatakan, kantor baru diserahkan pada 5 Juli lalu. Sebelumnya, gedung di Jl Kartini, Kota Nganjuk itu merupakan eks UPT Air Limbah dan UPT Hunian Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPRKPP). “Sudah ditandatangani sekda selaku pengelola barang milik daerah,” ujar Wakid kepada Jawa Pos Radar Nganjuk.

Dalam berita acara, dia mengungkapkan, aset kantor senilai Rp 190,114 juta. Terdiri dari tiga bangunan dan tanah. Setelah serah terima dari sekda kepada kepala satpol PP, pihaknya bertanggung jawab terhadap pengelolaan kantor tersebut.

Saat ini, Wakid mengakui, ruangan di kantor tersebut masih bersifat darurat. Untuk menambah ruangan bagi personelnya, pihaknya mendirikan tenda besar di belakang kantor. “Karena sebagian ruangan dipakai untuk arsip,” ungkap mantan kepala kantor kesatuan bangsa dan politik (kesbangpol) ini.

Adapun ruangan lain, ditempati tiga bidang. Yakni bidang penegakan undang-undang, perlindungan masyarakat (linmas) dan ketertiban umum. Dua bidang pertama tersebut menempati ruangan di belakang. Karena belum memiliki atap, satpol menutupnya dengan terpal. “Yang keteriban umum di ruangan depan. Ada atapnya,” terangnya.

Di PAK 2019, pemkab mengalokasikan anggaran rehab kantor satpol PP sekitar Rp 400 juta. Rencana rehab tersebut menjadi leading sector dinas pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) Kabupaten Nganjuk. “Setelah ini sudah ada perbaikan gedung,” imbuh Wakid.

Dia berharap, kantor baru nanti bisa ditempati sebanyak 101 orang pegawainya. Selain itu, sebanyak 32 petugas pemadam kebakaran (damkar) juga bisa ngantor di Jl Kartini.

Saat ini, sebagian petugas damkar masih numpang di kantor dinas lingkungan hidup (DLH) Nganjuk di Jl Gatot Subroto. Sedangkan pos damkar di Tanjunganom menempati eks kantor kawedanan Warujayeng. “Kantor nanti bisa tempati sampai 133 orang,” pungkas pria asal Kalianyar, Kecamatan Ngronggot ini.

(rk/baz/die/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2019 PT Jawa Pos Group Multimedia